Kamis, 24 Juli 2014

Contoh Pidato Generasi Pemuda Masa Depan Bangsa

Berikut Contoh Pidato tentang Pemuda, - Kumpulan Contoh Pidato Lengkap


Asslamualaikum wr.wb

Dewan juri yang saya hormati

Dan teman-teman sekalian yang saya banggakan

Puji dan syukur kita panjatkan khadirat allah swt karena berkat rahmat dan hidayahnyalah sehinggah kita bisa berada di tempat ini.salam dan sholat lawat tetap tercurahkan kepada baginda nabi muhammad saw nabi yang telah membawa begitu banyak perubahan di muka bumi ini.

Pada kesempatan kali ini saya akan berbicara sedikit mengenai “muharram dan kebangkitan generasi muda islam”. Berbicara mengenai muharram dan generasi muda islam merupakan hal yang sangat urgent atau penting untuk di perbincangkan mengapa ? karena hal ini menyangkut tentang bagimana nasib dari agama dan bangsa ini di masa yang akan datang. Ada sebuah kutipan singkat yang memiliki makna begitu luar biasa “Berikan aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya … Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia” sebuah ungkapan yang pernah di sampaikan oleh bung karno seorang orator ulung yang sudah di kenal dunia kebanggan bangsa indonesia.

Hadirin sekekalian yang saya hormati

Jika kita melirik dari ungkapan singkat yang di utarakan oleh bung karno dapat kita lihat jelas betapa pentingnya arti dan peran pemuda bagi bangsa dan negara ini. Betapa di harapakannya mereka untuk mampu mendongkrak bangsa ini ke era yang lebih baik. Oleh karena itu melalui moment penyambutan muharram ini mari saling bergandeng tangan dan saling

untuk terus maju dan maju. Jadikan awal tahun baru islam ini sebagai momentum awal dari kebangkitan generasi muda islamin, kebangkitan dari keterpurukan moral,keterpurukan jiwa dan keterpurukan hati.Mari wujudkan kehidupan yang damai dan tentram tanpa adanya perselisihan.

Hadirin sekalian yang saya hormati

Kesempatan yang sama tidak akan pernah datang untuk yang kedua kalinya hanya sekali dalam hidup seseorang menjadi pemuda lakukanlah semua hal yang ingin diperbuat jangan pernah gentar karena nasib agama dan bangsa di masa depan kini ada di pundak para pemuda saat ini . Tidak akan berubah nasib suatu kaum sebelum kaum itu sendiri merubah nasibnya itulah kalimat yang sangat sering terngiang di telinga kita semua. Akan kah itu hanya menjadi sebuah kalimat saja? Itu tergantung dari bagaimana respon para pemuda melihat perkembangn bangsa ini. Tahukan anda siapa pemuda yang dari tadi saya maksudkan itu ? tak lain dan tak bukan adalah kita semua para pelajar bangsa indonesia yang sedang genjar-genjarnya menuntut ilmu belajar siang dan malam untuk kelulusan dalam suatu ujian tetapi jika ilmu yang kita tuntut selama ini hanya di pergunakan saat ujian itu sama hal nya semua yang kita lakukan sia-sia. Gunakanlah ilmu yang kalian miliki untuk kemaslahatan bersama. Lakukan semua hal yang kalian ingin lakukan jangan pernah takut dengan apapun, “siapa yang ingin mutiara maka dia harus berani terjun ke lautan yang dalam” ini sama artinya bahwa kita sebagai pemuda jika ingin memajukan bangsa harus berani untuk mengambil resiko asalkan itu tidak bertentangan dengan nila-nilai keagamaan dan norma-norma hukum. Segala ilmu yang dimiliki akan berguana jika di landasi oleh iman dan takwa. agama tanpa ilmu maka akan pincang namun ilmu tanpa agama akan buta. Oleh karena itu kedua hal ini harus saling beriringan agar dapat saling mengimbangi satu sama lain sehinggah tidak menimbulkan hal-hal yang tidak di inginkan kita bisa mengambil contoh seorang terosis bukanlah orang bodoh melainkan orang yang sangat pintar karena bisa merakit bom dengan baik namun karena dia tidak mempunyai landasan iman yang kuat sehinggah kecerdasan yang mereka miliki akhirnya menimbulkan sesuatu yang berbahaya.

Hadirin sekalian yang saya hormati

Oleh karena itu kita sebagai pemuda harus bisa menyadari bahwa kita adalah harapan kita adalah masa depan dan kita adalah penentu maka dari itu mulai saat ini kita harus berhenti utuk bersantai dan mulailah bergerak untuk berbuat sesuatu, jangan pernah menyerah karena sebuah keberhasilan tidak bisa di dapatkan secara instant semua hal butuh proses dari proses itu kita bisa belajar untuk membenahi di mana titik-titik kelemahan selama ini sehinggah kita mampu meminimalisirnya. Dan jalan menuju keberhasilan akan terbuka lebar.

Kita hanyalah manusia bisa tetapi kita adalah seseorag.kita tidak dapat melakukan segala hal tetapi kita dapat melakuakn sesuatu. Jangan pernah menolak untuk melakukan sesuatu yang dapat kalian lakukan.

Demikian yang dapat saya sampaikan mohon maaf bila ada kata yang salah karena semua kesalahan bersumber dari saya dan kebenaran hanya datang dari allah swt

Wabillahi taufik walhidayah wassalamu alaikum wr wb
Baca SelengkapnyaContoh Pidato Generasi Pemuda Masa Depan Bangsa

Rabu, 23 Juli 2014

Contoh Pidato Islam Rahmat bagi Seluruh Alam

 Berikut Contoh Pidato tentang Islam Rahmat Seluruh Alam, - Kumpulan Contoh Pidato Lengkap

 

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

 اَلْحَمْدُ ِللهِ الْمَلِكِ الْحَقِّ الْمُبِيْنِ، الَّذِي حَبَانَا بِالْإِيْمَانِ واليقينِ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّد،ٍ خَاتَمِ الأَنْبِيَاءِ وَالمُرْسَلِين، وَعَلَى آلِهِ الطَّيِّبِيِن، وَأَصْحَابِهِ الأَخْيَارِ أَجْمَعِين، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. أَمَّا بَعْدُ

Yang terhormat bapak Alim Ulama’, bapak Kyai yang saya ta’ati petuah-petuahnya
Dewan juri, para hadirin serta teman-teman yang berbahagia
Puji syukur kahadiraot Allah Swt, karena atas izin Allah Swt lah saya bisa berdiri di tempat yang agung ini.  Amin.
Sholawat serta salam semoga  tetap tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, karena beliaulah kita dapat merasakan betapa nikmatnya Iman dan Islam.
Hadirin yang saya hormati…………
Pada kesempatan baik ini, saya akan mengambil tema “ISLAM RAHMAT BAGI SELURUH ALAM”

Hadirin yang berbahagia…………
Islam ! …….Islam artinya pas…pasrah, berserah diri kepada Al…Allah.
Agama Islam merupakan agama yang dibawakan oleh Nabi Mu….Muhammad SAW. Dengan Al-Qur’an sebagai kitabnya. Dan risalahnya merupakan penyempurna dari ajaran sebelum….nya.
Apa…. maksud Islam Rahmat bagi seluruh alam……hadirin? sesungguhnya… hal itu merupakan cerminan dari Suri Tauladan bagi pembawa risalah…..nya yaitu….. Rasulillah Muhammad SAW yang penuh kasih sayang untuk umat maupun alam se…semesta.
Hadirin yang dimulyakan Allah SWT……….
Sifat pengasih ini…lah! yang mencerminkan risalah kerasulan beliau sebagai Rahmatan……lil…lil ‘Alamiin, Rahmat bagi seluruh a…alam.
Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an surat Al-Ambiya’ ayat 107 :
“Dan tiadalah Kami mengutusmu, melainkan untuk (menjadi) Rahmat bagi semesta alam”
Itulah sebabnya! mengapa..! Islam Rahmat bagi seluruh a…alam.
Hadirin yang berbahagia…………..
Sifat kasih sayang! yang dimiliki oleh Nabi Muhammad SAW. Sungguh! luar biasa.
  1. Be..liau merukunkan! umat islam dengan umat agama lain, sehingga… umat agama lain merasa terayomi
  2. Beliau melarang umatnya mengencingi tempat tinggal binatang, misalnya lubang semut
  3. Beliau mengasihi orang yang telah membenci bahkan orang yang hendak mebunuhnya.
Seperti Da’tsur, yang ingin membunuh Rasulullah.
Pada saat itu, pelan-pelan Da’tsur mendekati Rasulullah dengan muka garang dan secara tiba-tiba menghardik keras.
“Hai Muhammad, sekarang kau sendiri, siapa yang akan menolongmu ?”  hardik Da’tsur sambil mmenghunus pedang diacungkan kepada Rasulullah.
“Penolongku Allah Swt !” Jawab Rasulullah dengan tenang
“Siapa ?”
“Allah Swt……!
Da’tsur tiba-tiba menggigil. Tangannya lemas! dan terlepaslah pedang digenggamannya. Perlahan Rasulullah mengambil pedang Da’tsur dan mengacungkan ke leher Da’tsur.
“Sekarang siapakah yang menolongmu Da’tsur ?”
Tak seorangpun hai Muhammad yang menolongku !” jawab Da’tsur dengan terbata-bata.
Da’stur sangat ketakutan dan lemas, keringatnya bercucuran.
Nah, bagaimana selanjutnya hadirin…………..!
Dibunuhkah Da’stur oleh Rasulullah hadirin? Tidak ! hadirin…. Rasulullah mengembalikan pedang Da’stur seraya memberi ma’af. Da’stur hera…n! terkagum-kagu…m!, Sungguh! luar biasa, mulianya pribadi Rasulullah!
Dan masih banyak lagi contoh sifat kasih sayang Nabi Muhammad sebagai Rahmatan Lil  ‘Alamiin.
Hadirin yang berbahagia……!
Semoga risalah kasih sayang Nabi Muhammad SAW, menjadi Uswatun Hasanah bagi umat seluruh alam semesta. Amin.
Bila ada tutur kata saya yang kurang berkenan di hati, saya secara pribadi mohon ma’af keikhlasan hati untuk mema’afkan. Sekian terima kasih.
Akhirul Kalam Ihdinassirotolmustaqiim
Baca SelengkapnyaContoh Pidato Islam Rahmat bagi Seluruh Alam

Contoh Pidato Membangun Generasi Muda Islami

MEMBANGUN GENERASI MUDA INDONESIA YANG LEBIH BERKUALITAS DAN BERAHLAKUL KARIMAH  - Kumpulan Contoh Pidato Lengkap
Assalamu alaikum warohmatulahi wabarokatuh.
Alhamdulillah. Innal hamda lillah. Nahmaduhu wanastainuhu, wanastaghfiruhu, wa naudzubillahi min sururi anfusina, wamin sayyiati a’malina, mayyahdilahu falaa mudhilallah. Wa mayyudlilhu falaa hadiyallah. Qoola Rasulullahi shallallahu alaihi wasallam, “Innama buitstu liutamimma makaarimal ahlak.” Amma ba’du.
Dewan Juri dan Hadirin Rohimakumullah,
Sejenak marilah kita bersama menundukkan kesombongan dan keangkuhan kita, di hadapan Allah Yang Maha Rahman dan Rahim, seraya memanjatkan rasa syukur Alhamdulillahi Robbil Alamin, atas segala rahmat, karunia, dan maghfiroh-Nya sehingga kita dapat berkumpul di majelis yang insyaallah dipenuhi berkah ini.
Shalawat serta salam, semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW yang telah membimbing kita semua dari alam jahiliyah menuju dunia yang penuh cahaya kebenaran, cahaya Islamiyah.
Dewan Juri dan Hadirin yang Dirahmati Allah,
Akhir-akhir ini di hadapan kita sering dipajankan berbagai berita tentang dekadensi moral, penurunan akhlak di kalangan generasi muda dan para pemimpin bangsa. Kebejatan moral menjadi hidangan setiap hari. Para pejabat korupsi, berselingkuh dengan dalih nikah siri, premanisme merajalela,  begitu pun penyalahgunaan narkoba. Kesesatan seperti yang dipertontonkan Eyang Subur seakan menjadi tuntunan, yang tak perlu dirisaukan apalagi dihentikan.
Astaghfirullahal adhiem.
Sungguh, saat ini kita berada dalam zaman yang secara jelas digambarkan  Allah  dalam surat Maryam ayat 59 yang berbunyi:
Artinya:
Maka datanglah sesudah mereka pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan.
Yang dimaksud “pengganti” dalam ayat ini adalah umat Islam setelah wafatnya  Rasulullah. Yaitu suatu generasi yang perilakunya menyimpang dari jalan yang lurus, meninggalkan ajaran yang dibawa para Rasul sebelumnya sehingga mereka tidak lagi mengerjakan salat dan selalu memperturutkan kehendak hawa nafsu dan dengan terang-terangan melanggar larangan Allah seperti meminum minuman keras, berjudi, berzina, dan mengadakan persaksian palsu. Mereka ini diancam oleh Allah dengan ancaman yang keras, kepada mereka akan ditimpakan kecelakaan dan kerugian baik di dunia maupun di akhirat. 
Kini, alangkah mudahnya kita temukan orang-orang di sekitar kita, saudara-saudara kita sesama muslim yang menyimpang dari jalan yang lurus, meninggalkan ajaran yang dicontohkan Rasulullah.Yang lebih mengerikan lagi, secara tidak kita sadari, semakin hari kita semakin membiarkannya, kita semakin lama semakin bersikap permisif dan pasif. Menganggap segala kemunkaran itu sebagai hal yang biasa, yang harus diterima, karena kita tidak lagi sanggup berbuat apa-apa. Istilahnya, nafsi nafsi, urusanku urusanku sendiri, urusanmu urusanmu sendiri. Jangan ikut campur. Bahkan tidak sedikit di antara kita pelan-pelan terseret mengikuti arus kesesatan ini.
Sungguh sangat ironis. Di tengah-tengah gencarnya syiar Islam, di tengah-tengah banyaknya pengajian massal yang dihadiri ribuan, bahkan puluhan ribu orang, kemunkaran semakin jelas-jelas dipertontonkan. Tentang kondisi ini, Uqbah bin `Amir meriwayatkan Sabda Rasulullah SAW yang artinya:
"Akan rusak binasalah sebahagian dari umatku yaitu "Ahlul Kitab" dan "Ahlullaban" Aku bertanya siapakah "Ahlul Kitab" wahai Rasulullah? Mereka ialah orang-orang yang mempelajari Alquran untuk berdebat dengan orang-orang mukmin. Lalu siapa pula "Ahlullaban" itu? Rasulullah menjawab, mereka ialah orang-orang yang memperturutkan hawa nafsu dan meninggalkan salat". (H.R. Ahmad dan Hakim) 
Ya… kita semua menjadi saksi, bahkan mungkin menjadi pelaku “ahlullaban” ini, menjadi orang-orang yang mengetahui dan menguasai ilmu agama sesuai Alquran dan  Al hadis, tetapi tidak mengamalkannya; kita hanya menjadikannya senjata. Agama sekarang menjadi senjata untuk tampak pintar, tampak alim, mengalahkan lawan bicara, bahkan untuk mencari kedudukan dan kekayaan.
Dalam kondisi seperti inilah, generasi muda dewasa ini tumbuh mencari jati dirinya.
Dewan Juri dan Hadirin Rohimakumullah,
Bisakah kita membayangkan, alangkah bingungnya para pemuda menentukan figur yang seperti apa yang harus mereka contoh? Apakah mereka harus tetap jujur, meskipun ujung-ujung harus tersingkir? Atau memang benar adanya, pameo Jawa yang menyatakan “Jamane jaman edan, yen ora ngedan ora keduman.”Jamannya jaman edan, jaman penuh kegilaan, kalau kita tidak ikut dalam kegilaan itu, kita akan tersisihkan.
Tentu, kita dengan tegas menolaknya. Karena Rasulullah SAW diperintahkan oleh Allah untuk membimbing manusia agar berperilaku yang ahlakul karimah.
Innama  buitstu liuttamimma makarimal ahlak, “Sesungguhnya aku diutus oleh Allah untuk menyempurnakan akhlak manusia.
Kebobrokan akhlak bangsa ini, telah dengan tragis menghancurkan sendi-sendi kehidupan bangsa ini. Kehancuran ahklak pemuda bangsa ini akan melahirkan generasi yang lower quality, generasi yang mampu menjual dirinya sendiri, menjual tanah airnya, bahkan menjual aqidahnya. Marilah kita belajar dari sejarah hitam kaum Ad dan kaum Tsamud, dua bangsa besar yang sangat durhaka kepada Allah dan nabinya, yang kemudian dibinasakan Allah. Semua itu dapat menjadi pembelajaran bagi umat-umat setelahnya.
Dewan Hakim dan Hadirin Rahimakumullah,
Untuk melahirkan generasi penerus yang berkualitas dan berahlakul karimah, harus dilakukan melalui ikhtiyar lahir dan batin. Ikhtiyar lahir dapat dilakukan dengan cara memberikan makanan, tempat tinggal, fasilitas pendidikan yang memadai pada anak keturunan kita. Berikutnya adalah ikhtiyar batin. Ikhtiyar batin harus dimulai sejak kita memilih jodoh, calon bapak atau ibu anak-anak kita nanti. Dalam memilih jodoh hendaknya kita berpegangan kepada ajaran Nabi Muhammad SAW dengan melihat 4 kriteria, yaitu wajahnya, keturunannya, kekayaannya, dan agama atau ahlaknya. Namun, bila kita tidak dapat menemukan jodoh yang sempurna ke empat-empatnya, maka jadikanlah agama, ahlak sebagai syarat yang utama.  Setelah menikah, ikhtiyar batin yang harus dilakukan adalah berdoa. Tidak lagi berdoa untuk diri sendiri seperti pada masa masih lajang, tetapi sudah bertambah untuk istri atau suami, anak-anak, dan calon keturunan kita nantinya. Doa ini secara tersurat difirmankan Allah dalam Al Quran surat Al Furqoon ayat 74 berikut ini.
Artinya,
Dan orang-orang yang berkata: `Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.
Dewan Hakim dan Hadirin Rahimakumullah,
Orang-orang yang bermunajat dan memohon kepada Allah agar dikaruniai istri atau suami, anak-anak dan keturunann yang benar-benar menyenangkan hati dan menyejukkan perasaan mereka termasuk dalam golongan orang-orang yang saleh dan bertakwa. Mereka termasuk dalam golongan yang diselamatkan Allah dari neraka jahanam seperti dijelaskan dalam surat Al Furqoon ayat 69. Doa orang tua yang saleh dan bertakwa ini didasarkan oleh keinginan agar penduduk dunia ini dipenuhi oleh orang-orang yang beriman dan bertakwa dan agar anak cucu mereka melanjutkan perjuangannya menegakkan keadilan dan kebenaran.
Dari Al Quran kita juga dapat belajar bagaimana menjadi pemuda yang dicintai Allah dari kisah Ashabul Kahfi, yaitu 7 orang pemuda dan seekor anjing yang bersembunyi untuk menyelamatkan aqidah. Mereka bersembunyi  dari Raja Daqyanus yang lalim. Daqyanus seorang penyembah berhala yang menangkap, menyiksa, dan membunuh orang-orang yang beriman. Demi menyelamatkan aqidahnya, para pemuda ini bersembunyi di gua. Allah kemudian membuat mereka tertidur selama 309 tahun dan membangunkan mereka kembali ketika pemerintahan sudah berubah aman.
Adapun sifat-sifat ashabul kahfi yang layak kita teladani adalah (a)  menegakkan shalat lima waktu. Sebab shalat akan mencegah kita dari perbuatan keji dan munkar. Innasholata tanha anil fahsa’i wal munkar. (b) selalu menyeru pada al-haq,  berani menyuarakan kebenaran, (c) mencintai Allah dan Rasul-Nya dengan selalu menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah sesuai dengan yang diajarkan Rasulullah SAW, (d)   saling melindungi sesama muslim, dalam artian menjaga kerukunan, perdamaian, dan persatuan dalam ukhuwah islamiyah, dan (e) rela mengorbankan diri dan hartanya untuk kepentingan, untuk jihad fi sabilillah.
Demikianlah yang dapat saya sampaikan kepada para hadirin, khususnya  generasi muda. Marilah bersama-sama kita bertekad menjadi generasi Robbani, generasi islam yang berkualitas dan berahlakul karimah. Generasi yang siap memegang amanah, meneruskan perjuangan para pahlawan yaitu mewujudkan bangsa Indonesia yang adil sejahtera. Baldatun thoyyibatun wa Robbul ghofur.
Akhirnya, semoga bermanfaat dan menginspirasi.
Usiikum binafsi, bitaqwallah.
Wassalamu alaikum Wr Wb.
Baca SelengkapnyaContoh Pidato Membangun Generasi Muda Islami

Contoh Pidato tentang Indahnya Ilmu

 Berikut Contoh Pidato tentang Ilmu, - Kumpulan Contoh Pidato Lengkap

Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu’alaikum wr.wb.,

 اَلْحَمْدُ ِللهِ الْمَلِكِ الْحَقِّ الْمُبِيْنِ، الَّذِي حَبَانَا بِالْإِيْمَانِ واليقينِ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّد،ٍ خَاتَمِ الأَنْبِيَاءِ وَالمُرْسَلِين، وَعَلَى آلِهِ الطَّيِّبِيِن، وَأَصْحَابِهِ الأَخْيَارِ أَجْمَعِين، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. أَمَّا بَعْدُ

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah Swt. Karena atas berkat rahmat, taufik, hidayah, dan kesehatan-Nyalah, kita dapat berkumpul di tempat yang sederhana namun sangatlah bermanfaat ini.
Tak henti-hentinya pula kita kirimkan shalawat dan salam terhangat bagi Rasulullah Saw. Karena ianya pula kita semua dapat keluar dari alam yang gelap, kelam, hitam, dan pekat, menuju alam yang indah, terang benderang, nan menawan.
Teman-temanku saya banggakan, tahukah kamu apa senjata yang paling ampuh untuk manaklukkan dunia? Dan apa pula kendaraan yang menawan tuk bertamasyah ke akhirat? Ya, ilmulah itu.
Dalam KBBI, ilmu adalah pengetahuan yang diperoleh melalui metode ilmiah. Dengan serangkain percobaan maka pengetahuan pun dipatenkan menjadi ilmu pengetahuan.
Contohnya begini, kita semua tahu bahwa air jika mendidih pastilah panas. Ini yang disebut pengetahuan. Namun, untuk mengetahui seberapa panas suhu air ketika mendidih, kita melakukan penelitian, maka didapatilah air mendidih pada suhu 100° C. inilah yang disebut ilmu pengetahuan.
Ilmu senantiasa tumbuh dan berkembang, ilmu itu haruslah berguna dan dapat dipraktekkan untuk kehidupan sehari-hari, serta ilmu tersebut untuk kesejahteraan umat manusia.
Dalam islam, Al quran dan sunnah, merupakan sandaran paling hakiki dari semua ilmu pengetahuan. Tidak saja menjadi sandaran dan sumber, tapi sekaligus menjadi perintah dan orientasi kehidupan.
Teman-teman, Imam syafi’I suatu ketika menggubah syair. Sebuah syair tentang para pencari ilmu dan syarat-syarat memperoleh ilmu. Kata Iman Syafi’I, tidaklah mungkin ilmu didapat, kecuali dengan enam syarat. Enam syarat itu ialah dzaka, hirsh, ishtibar, bulghah, irsyadu ustadzin, dan zaman.
Bagaimanapun, seorang pencari ilmu, kata Iman Syafi’I, harus memiliki kecerdasan, dzaka. Dzaka adalah syarat yang tak bisa ditawar. Begitu pula hirz, seorang pencari ilmu harus pula memiliki semangat yang tinggi untuk belajar. Tanpa semangat, seorang pencari ilmu hanya akan tenggelam dalam cita-cita palsunya yang tak pernah selesai dibangun. Kecerdasan dan semangat saja, tak cukup untuk mendapatkan ilmu yang sempurna. Para pencari ilmu harus membekali diri mereka dengan ishtibarin, kesabaran yang luas layaknya samudera. Karena semangat tanpa kesabaran hanya akan membuat pencari ilmu muda terjerembab pada keputusasaan.
Selanjutnya, Imam Syafi’i juga mensyaratkan bhulghatin, modal. Jer bersuki mawa bea, setiap kesuksesan selalu meminta biaya, kata orang Jawa demikian. kemajuan ilmu pengetahuan pengetahuan, memang bukan tiba-tiba jatuh dari langit. Semua usaha dikerahkan, termasuk dana dalam pencarian, penelitian, dan sekian banyak percobaan. Dan, unsur paling penting dalam syarat Imam Syafi’I adalah irsyadul ustadzin, guru yang membimbing. Ilmu memang bisa dicari tanpa guru. Ilmu pun bisa didapat tanpa ustadz. Tapi guru dan pembimbing, tak akan pernah bisa tersingkir. Sebab, ilmu bukan hanya soal matematika atau bahasa Indonesia, tapi juga soal transfer akhlak, moral, dan akidah. Dan terakhir kata Imam Syafi’I, dalam ilmu pengetahuan, tak satu hal pun bersifat instan. Ilmu selalu membutuhkan thulu zaman, perjalanan waktu. Tak ada ilmu untuk orang-orang yang berpikir instan dan menghendaki hasil seperti mata yang dikedipkan. Tak ada ruang untuk orang-orang yang ingin hasil secepat kilat.
Cukuplah enam syarat seperti yang dicatat oleh Imam Syafi’i. Janganlah berkurang, meski satu saja darinya. Sebab semuanya mempunyai kaitan yang sangat erat.
Teman-teman sekalian yang saya cintai, tujuan ilmu sama sekali bukan hanya tentang kenikmatan intelektual. Tujuan ilmu, bukan pula mencari puncak pencapaian. Tapi, untuk memperbaiki kualitas hidup, amal, dan menjernihkan pandangan, serta arah kehidupan.
Ilmu pun, bukan pula kebenaran yang bersifat mutlak, tak berubah, apalagi kekal. Kebenaran ilmu pengetahuan jauh di bawah kenenaran hakikat, kalamullah, firman Allah.
Dan Ibrahim a.s. telah membuktikannya. Secara ilmu, tentu api terasa panas, tidak dingin. Tapi ketika Allah azza wa jalla menghendaki, apapun bisa terjadi.
Orang-orang yang mengejar ilmu untuk ilmu, ilmu untuk kepuasan berpikir, dan ilmu untuk menjadi gagah dan bangga, seperti berjalan dalam labirin pekat yang membuat sesak. Sikap kita pada ilmu, tentu akan menentukan segalanya. Dan sebaik-baiknya sikap, tentu saja sikap yang mampu mengubah ilmu menjadi kekuatan yang menyelamatkan.
Dan akhir dari semua usaha, tentu dengan tengadah tangan dan berlapang dada, memanjat doa. Semoga Allah, dengan ilmu yang kita dapat, memberikan kesempatan seluas-luasnya, sehingga kita bermanfaat bagi umat. Dan memetik kemenangan, di dunia pun di akhirat. Semoga Allah meringankan langkah para pencari ilmu dan meridhainya dengan cahaya di jalan yang benderang.
Dan semoga apa yang saya bawakan ini, sangatlah bermanfaat bagi kita semua khususnya bagi saya pribadi. Akhir kata, subehanaka allahumma wabiahamdik ashaduallailaha anta astagfiruka waatub ilaik, wassalamualaikum wr.wb.
Baca SelengkapnyaContoh Pidato tentang Indahnya Ilmu

Minggu, 20 Juli 2014

Pidato tentang Bahaya Merokok

Berikut Contoh Pidato tentang Merokok, - Kumpulan Contoh Pidato Lengkap

Assalamu'alaikum. Wr. Wb
Yang Terhormat…
Juga para hadirin yang saya…
Sebelumnya saya ucapkan terima kasih kepada panitia acara … dalam rangka menyambut hari tanpa tembakau sedunia yang jatuh pada tanggal 31 mei setiap tahunya, yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk menyampaikan pidato singkat ini dalam rangka mewujudkan hari bebas rokok ini menjadi benar-benar bisa menjadi hari yang terbebas dari asap rokok selamanya.

Rekan-rekan sekalian yang saya hormati,
Bukan menjadi rahasia umum lagi dan tidak harus dupungkiri lagi kalau dikalangan para perokok sebetulnya udah mengetahui ataupu merasakan dampaknya dari bahaya merokok tersebut, namun mereka seolah menutup mata dengan bermacam alasan, Padahal, asap rokok secara ilmiah sudah terbukti menyebabkan setidaknya 25 jenis penyakit. Artinya, saat berbagai negara — termasuk negara berkembang — memperketat peraturan soal rokok untuk melindungi kesehatan rakyatnya, namun Indonesia justru menjadi surga bagi industri rokok.

Rekan-rekan sekalian yang saya hormati,
Meskipun udah banyak perda-perda yang dikeluarkan dan udah banyak peraturan dan larangan yang telah diberlakukan, misalnya “Larangan Merokok Ditempat Umum”, tapi tidak sedikit pula atau banyak para perokok tidak mentaati peraturan yang telah berlaku tersebut, oleh karena itu, kita sebagai warga negara yang baik dan juga peduli akan kesehatan, marilah kita wujudkan hidup sehat tanpa asap rokok diawali dari diri kita sendiri.

Rekan-rekan sekalian yang saya Hormati,
Berbicara soal dampak yang diakibatkan dari asap rokok yang terhirup oleh orang-orang disekitar kita, marilah kita lihat hasil penelitian yang dilakukan oleh EPA… Nasib kaum ibu bersuamikan perokok agaknya tak berbeda jauh dengan anak-anak yang memiliki keluarga perokok. Penelitian yang dilakukan EPA menghasilkan kesimpulan bahwa dari 30 wanita, 24 di antaranya berisiko tinggi terserang kanker paru-paru bila suaminya perokok. Oleh karena itu, bila kita sayang dengan orang-orang yang ada disekitar kita, dengan kesadaran sendiri, marilah kita buat peraturan-peraturan yang kita buat sendiri untuk diri kita sendiri dan untuk orang-orang yang berada disekitar kita agar terbebas dari dampak yang diakibatkan oleh diri kita sendiri.

rekan-rekan sekalian yang saya hormati.
Salah satu proses yang memang belum berdampak pada penampilan fisik perokok adalah gangguan pada sistem sirkulasi darah, yang akhirnya memicu penyakit jantung. hal ini disebabkan karena di dala rokok terdapat beberapa bahan kimia yang ada dalam rokok. Di antaranya, acrolein, merupakan zat cair yang tidak berwarna, seperti aldehyde. Zat ini sedikit banyaknya mengandung kadar alkohol. Artinya, acrolein ini adalah alkohol yang cairannya telah diambil. Cairan ini sangat mengganggu kesehatan.

Rekan-rekan sekalian yang saya hormati
Karena waktu yang sangat terbatas, saya ucapkan terima kasih kepada panita yang telah memberikan waktu kepada saya untuk menyampaikan pidato singkat ini. Mudah-mudahan dihari bebas tembakau sedunia ini, kita akan lebih menyayangi diri kita sendiri dengan dimulai dari menyehatkan diri sendiri.

Semoga uraian ini bermanfaat. Mohon maaf jika ada kata-kata yang kurang berkenan.
Wassalamu alaikum wr. wb.
Baca SelengkapnyaPidato tentang Bahaya Merokok

Pidato Tentang Kenakalan Remaja

 Berikut Contoh Pidato tentang Remaja, - Kumpulan Contoh Pidato Lengkap

Assalamu'alaikum Wr. Wb
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberi nikmat serta karunia-Nya sehingga kita semua dapat berkumpul bersama di hari yang berbahagia ini.

Shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada Nabi Besar kita Nabi Muhammad SAW yang telah menuntun kami semua hingga saat ini.

Dan kepada Yth. Bapak/Ibu... yang saya hormati dan teman-teman semua yang saya cintai, kita semua tentunya tahu dan menyadari betapa banyak terjadinya kenakalan remaja saat ini, dengan perbuatan negatif dan menyimpang di masyarakat. Seperti sudah mengenal rokok dan narkoba, yang pada awalnya hanya mencoba dan menjadi ketagihan sampai kecanduan. Adapun penyebab masalah dari kenakalan remaja ini yang diakibatkan dari kesalahan orang tua dalam cara mendidik atau orang tua yang terlalu sibuk sehingga tidak sempat memperhatikan anak mereka, atau juga karena pergaulan remaja saat ini yang sudah terjerumus dengan pergaulan yang salah. Boleh saja kita mempunyai banyak teman, namun kita juga harus berhati-hati untuk memilih teman, agar kita tidak terjerumus pada pergaulan yang salah.

Masih banyak lagi kenakalan remaja yang terpengaruh oleh pergaulan yang salah, seperti mabuk-mabukan, tawuran antar pelajar, geng motor, dan bahkan hal tersebut banyak menimbulkan korban dari banyak remaja yang terlibat dalam pergaulan yang salah. Mari kita jauhi perilaku-perilaku menyimpang tersebut, karena hal tersebut hanya akan merugikan diri sendiri. Gunakanlah masa-masa remaja dengan hal positif dan bermanfaat bagi diri sendiri, orang tua dan juga bangsa.

Teman-temanku yang saya banggakan, selektiflah dalam mencari teman dan tetap ingatlah bahwa tak ada satupun orang tua yang menginginkan ananya berperilaku buruk. Sampai disini yang dapat saya sampaikan dalam pidato ini, jikalau ada kesalahan mohon untuk dimaklumi.
 Wassalamu'alaikum Wr. Wb
Baca SelengkapnyaPidato Tentang Kenakalan Remaja

Juli 2014