Tampilkan postingan dengan label Pidato/Ceramah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pidato/Ceramah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 November 2014

CONTOH PIDATO TENTANG AL QUR'AN JALAN HIDUPKU | PIDATO ISLAM

PIDATO AL-QUR’AN JALAN HIDUPKU - Kumpulan Contoh Pidato Lengkap

Assalamu’alikum Wr. Wb.
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ أَمَّا بَعْدُ

Kepada Dewan Juri Yang Saya hormati
Hadirin semua yang dirahmati Allah

Segala puji bagi Allah, yang telah memberikan segala nikmatnya terus menerus, siang dan malam tanpa perhitungan, yang maha terjaga, yang tidak pernah mengantuk dan tidak tidur, yang maha hidup abadi dan maha memelihara semua makhluknya. Pemberian-Nya tidak terhitung dan terkira, tak ada ungkapan syukur yang terucap dari Lisan sang hamba yang lemah ini melainkan ucapan Al-Hamdulillahi robbil ‘alamin..

Sholawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada Nabi kita, Pujaan hati kita, kekasih hati ribuan juta muslim di dunia, Muhammad bin Abdillah yang berbudi luhur dan mulia nasabnya dengan semulia-mulia ucapan dan do’a baginya................ Allahumma sholli wasallim wabarik alaih wa’ala ‘alaih.

Hadirin semua yang dirahmati Allah .......
Cukuplah bagi kita sebagai generasi umat Islam saat ini, sebagai Umat Nabi Muhammad yang teristimewa, meyakini dengan sepenuh hati bahwa Al-Qur’an sebagai sebaik-baik petunjuk hidup, sumber kebahagiaan dan jalan keselamatan, Meyakini dan meridhoi semua hal-hal yang telah Allah atur dalam Al-Qur’an yang mulia. Allah berfirman :
الم -١- ذَلِكَ الْكِتَابُ لاَ رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ -٢-
1. Alif Lam Mim
2. Kitab (Al-Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa,

Kalau kita meyakini Islam sebagai Agama yang benar di sisi Allah Pasti meyakini pula Wahyu Allah yaitu Al-Qur’an dan meyakini pula Nabi pembawanya Nabi Muhammad SAW, lantas bagi kita generasi muda penerus perjuangan Islam apa percaya saja sudah cukup bagi kita ?

Nah kali ini saya akan membahas masalah ini! Perlu diketahui bahwa Tidak diterima Amal saleh tanpa iman, dan tidak pula dianggap iman tanpa amal saleh. Keduanya kata nabi harus berjalan seiring. Iman ibarat akar pohon, dan amal saleh adalah buahnya. Buah yang ‎banyak serta manis adalah bukti dari kesuburan pohon, dan pohon yang kuat menyebabkan ‎terawat-nya buah yang baik. Oleh karena itu, keimanan dan perbuatan sangat erat hubungannya. kata amal selalu di sertai penyebutan-nya dengan keimanan dalam sebagian besar ayat-ayat Al-Qur’an. Allah SWT berfirman dalam surat Al-Baqoroh ayat 25 :

وَبَشِّرِ الَّذِين آمَنُواْ وَعَمِلُواْ الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الأَنْهَارُ كُلَّمَا رُزِقُواْ مِنْهَا مِن ثَمَرَةٍ رِّزْقاً قَالُواْ هَـذَا الَّذِي رُزِقْنَا مِن قَبْلُ وَأُتُواْ بِهِ مُتَشَابِهاً وَلَهُمْ فِيهَا أَزْوَاجٌ مُّطَهَّرَةٌ وَهُمْ فِيهَا خَالِدُونَ -٢٥-
Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang beriman dan berbuat kebajikan, bahwa untuk mereka (disediakan) surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Setiap kali mereka diberi rezeki buah-buahan dari surga, mereka berkata, “Inilah rezeki yang diberikan kepada kami dahulu.” Mereka telah diberi (buah-buahan) yang serupa. Dan di sana mereka (memperoleh) pasangan-pasangan yang suci. Mereka kekal di dalamnya.

Nabi juga bersabda yang artinya : “Allah tidak menerima iman tanpa amal perbuatan dan tidak pula menerima amal perbuatan tanpa iman.” (HR. Ath-Thabrani).

Hadirin yang berbahagia
Setelah Beriman maka ber amal shalih harus berpedoman pada “Al-Qur’an” sebagai jalan hidup, artinya Al-Qur’an sebagai landasan pertama setiap amal / langkah kita hidup di dunia ini, mencakup segala hal : Pola berfikir, cara bersikap dan bertingkah laku , amaliah ibadah baik yang fardhu maupun yang sunnah.

Mari sedikit kita uraikan satu persatu,
Yang Pertama : Pola berfikir yang sehat adalah pola berfikir yang sesuai dengan Al-Qur’an dan tidak menyimpang dari Al-Qur’an, pola berfikir yang terbimbing oleh Allah melalui guru yang saleh. Sebagai generasi terpilih Jauhkan diri kita berfikir bebas yang mengarahkan diri kepada kesesatan, kemusyrikan dan penentangan terhadap Al-Qur’an. Penyakit yang menggejala saat ini orang tidak pernah menyaring apa-apa yang telah kita terima, lebih-lebih yang suka buka-buka internet dan bertanya pada mbah google, banyak yang terjerumus pada kesesatan pemikiran, yang banyak dialami oleh pemuda-pemuda yang notabene baru mendalami Islam.

Seharusnya mereka mempunyai filter yang kuat dan harus pandai meneliti dan mengetahui sumber situs yang sesuai dengan Al-Qur’an dan ahlus sunnah waljama’ah dan menyaring situs-situs yang berdalih islam tetapi menghancurkan aqidah umat islam. Lalu filternya apa ? ............... ya jelas dong filternya harus diperoleh langsung dari guru, ngaji dulu pada guru, kiyai, ulama’ yang shalih langsung dengan waktu yang cukup sehingga memperoleh bekal ilmu agama yang menyeluruh, juga suka duduk di majelis ilmu, majelis dzikir maupun majelis sholawat.

Yang Kedua : Cara bersikap dan bertingkah laku yaitu kita sebagai generasi muda menggunakan pedoman Al-Qur’an dalam bersikap dan bertingkah laku atau dengan kata lain kita memelihara akhlak yang qur’ani. Nabi kita adalah cerminan ahlaq qur’ani, kemuliaan akhlaknya adalah pancaran dari nilai-nilai Al-Qur’an yang Mulilia. Kita dengan mengikuti Akhlak nabi berarti kita berakhlakkan Al-Qur’an. Kita berbakti kepada orangtua, menyayangi keluarga, menghormati tetangga, mendo’akan sesama muslim adalah akhlak yang diajarkan nabi.

Yang ketiga : memelihara amaliah ibadah baik yang fardhu maupun yang sunnah, keduanya senantiasa kita  jaga secara istiqomah hingga akhir hayat, kita jalankan secara istiqomah karena Istiqomah lebih baik dari pada seribu karomah “istiqomah khoirum min alfi karomah” dan semua hanya mengharap ridho Allah SWT.

Kita menjalankan yang wajib itu sudah pasti, betul tidak? ............... tapi memelihara yang sunah ini kadang terlupakan, padahal yang sunnah-sunnah ini sebagai penutup apabila ada kekurangan pada ibadah yang fardhu. Para kekasih Allah selalu memelihara yang sunnah dan ia merasa kesunahan itu wajib baginya. 

Apakah kita sudah melaksanakan hal-hal seperti itu hadirin? Jawabnya ya ada pada diri masing-masing dalam munajat dan tafakur kita nanti... bagi yang mau berfikir.

Hadirin yang berbahagia
Menjadikan Al-Qur’an menjadi jalan hidup juga berarti kita harus senantiasa mempelajari-Nya tanpa bosan-bosan dan mengamalkannya, belajar mulai dari buaian hingga liang lahat. Dan kita akan menjadi sebaik-baik manusia “khoirukum man ta’allamal qur’an wa’allamahu” sabaik-baik kamu adalah orang yang belajar al-qur’an dan mengajarkannya.

Di akhir ceramah ini saya ingin menyimpulkan inti pembahasan ini agar mudah kita ingat. Menjadikan Al-Qur’an sebagai jalan hidup adalah memelihara amal kebaikan yang diajarkan oleh Rasulullah secara istiqomah karena Allah yang didahului dengan keimanan, serta memelihara yang tiga : Menjaga pola berfikir sehat sesuai al-qur’an dan sunnah dengan belajar Ilmu agama pada guru yang shalaih , berbudi pekerti Al-Qur’an ( yakni akhlak rasul), dan menjaga keistiqomahan dalam beribadah yang wajib maupun sunnah.

Saya akhiri ceramah ini semoga dapat bermanfaat, kurang lebihnya mohon ma’af, billahitaufiq walhidayah, Ihdinassirotol mustakim....

Wassalamu’alaikum Wr.Wb
Baca SelengkapnyaCONTOH PIDATO TENTANG AL QUR'AN JALAN HIDUPKU | PIDATO ISLAM

Rabu, 17 September 2014

Contoh Pidato Reunian Alumni Sekolah

 Berikut Contoh Pidato tentang Reunian, - Kumpulan Contoh Pidato Lengkap

Assalamualaikum Wr. Wb.
Yang kami hormati Bapak Kepala/ketua..
Rekan-rekan alumnus yang saya cintai, hadirin-hadirat yang berbahagia,
Pertama marilah kita bersama-sama bersyukur ke hadirat Allah dengan mengucapkan syukur alhamdulillah, atas berkah dan rahmat-Nya, sehingga pada hari yang berbahagia ini bisa bersama-sama mengadakan silaturahmi seluruh alumnus MI Sindangraja angkatan 2012
Hadirin, rekan-rekan yang berbahgia, telah lama kita tak jumpa. Ibarat berjalan telah lama kita haus. Namun pada hari ini serasa terbayar sudah rasa haus ini. Bagai meminum air dingin yang segar, bahagia sekali kami bisa bertemu kmbali. Bahkan di tengah-tengah kita bapak dan ibu guru kita yang dahulu mengasuh dan membesarkan kita masih sempat bertemu dan berkumpul kembali. Beliau-beliau tampaknya msh utuh semangatnya seperti yang dulu juga. Sungguh merupakan karunia yang tak ternilai harganya. Telah lama kita berpisah tentunya telah banyak kenagan yang kita alami di luar sekolah setelah lulus dahulu kala.

Betapa cepat usia ini rasanya. Namun perpisahan terakhir di sekolah kita ini dulu serasa baru saja kemaren. Betapa tidak, teman-teman telah banyak berubah. Namun ciri khas masing-masing masih menempel kental di diri kita ini. Itulah sebabnya suasana pagi ini seakan suasana yang lama, bukan suasana yang baru.

Di sekolah kita kenangan manis tercipta. Lalu kita bawa kenangan itu melalui perjalanan hidup. Namun pagi ini kenangan itu kembali tercipta, tetap seperti semula. Ceria, suka dan duka terbayang dengan jelas dalam suasana keluarga yang berbahagia sekarang ini.

Sebagai wakil dari rekan-rekan ketiga angkatan. Kami menyerukan kita pupuk persaudaraan, kita tingkatkan persatuan dan janganlah lupa rekan-rekan, tanyalah pada diri sendiri, sumbangan apa yang bisa kita berikan sekarang ini kepada sekolah kita ini.

Rekan-rekan yang saya cintai, marilah pertemuan ini kita petik hikmahnya. Reuni kali ini hendaknya jangan dipergunakan sebagai pelampiasan pelepasan rindu semata-mata. Namun lebih dari itu marilah kita bersama-sama memikirkan, sumbangan apa yang bisa kita berikan pada bangsa dan masyarakat ini. Tentu salah satunya adalah pemikiran untuk ikut serta memberikan sumbangan apa yang patut kita berikan kepada sekolah kita tercinta ini.

Rekan-rekan semuanya, rasa rindu belum terobati benar. Sayapun setelah sambutan ini masih harus menjumpai dan berbagi rasa dengan rekan-rekan yang lain. Untuk itu berbagi waktu dulu.

Sekian sementara sambutan saya, semoga kita bersua lagi di masa-masa mendatang dalam acara yang lain lagi. Maafkan kekurangan saya, sudah kumaafkan kesalahan rekan-rekan.
Billahi taufiq walhidayah, Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Baca SelengkapnyaContoh Pidato Reunian Alumni Sekolah

Selasa, 02 September 2014

Contoh Pidato Memperingati Tahun Baru Islam | 1 Muharram Hijriah 1436 H

 Berikut Contoh Pidato tentang Tahun Baru Islam, - Kumpulan Contoh Pidato Lengkap

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
الحمد لله والصلاة والسلام على سيدنا ومولانا محمد بن عبدالله وعلى اله وصحبه ومن تبعه الى يوم القيامة ولا حول ولا قوة الا بالله. اما بعد

Hadirin yang dimuliakan Allah,
Pertama-tama, yang paling utama dan yang harus di utamakan, marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT. Biqoulina  الحمد لله رب العالمين, Yang telah memberikan kita banyak nikmat, yang kita tidak akan pernah mampu untuk menghitug banyaknya, seperti yang telah Allah sebutkan dalam Al-qur’an, salah satunya adalah nikmat iman dan islam serta nikmat sehat, sehingga kita dapat bertatap muka, bermuajjahah dalam kesempatan yang InsyaAllah penuh barokah ini, Amin. Kedua kalinya, Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Manusia yang paling baik akhlaknya, paling indah tutur katanya, paling santun pekertinya, Nabi akhiruzzaman, Nabi yang paling mulia, Baginda Rasulullah محد SAWBiqoulina اللهم صل على سيدنا محمد Semoga kita yang berada dalam majlis ini termasuk kedalam umatnya yang akan tercatat dalam tinta emas orang-orang yang akan menerima Syafaat Beliau besok di yaumil akhir, Amin Ya Robbal A’lamin.

Hadirin yang berbahagia,
Bulan Muharram, adalah termasuk salah satu dari 4 bulan yang di muliakan oleh Allah SWT. Sebagaimana yang telah di firmankan oleh Allah dalam KitabNya yang mulia, Al Qur’an Al Karim. Kemuliaan bulan Muharram adalah karena dalam bulan itu terdapat hari Asyuro’ (10 Muharram), dimana pada hari itu banyak sekali keutaman-keutamaan yang jika kita mau beramal soleh, tentu akan kita peroleh Rahmat dari Allah.
Di hari itu kita disunnahkan untuk menyayangi anak yatim dengan mengusap kepalanya dan memberinya sedekah. Selain itu kita juga di sunnahkan untuk melapangkan makanan untuk keluarga di rumah seperti memasakkan makanan yang spesial dan lain dari hari biasanya.
Sunnah lain yang tak kalah penting adalah berpuasa di hari itu. Bahkan Rasullulah SAW bersabda bahwa “barang siapa yang berpuasa pada hari Asyuro’, maka seakan-akan ia telah berpuasa setahun lamanya”, itulah keutaman hari Asyuro’ yang terdapat dalam bulan Muharram ini.
Bukan tanpa alasan kita disunnahkan untuk berpuasa pada hari itu, karena jika kita melihat sejarah, banyak peristiwa-peristiwa penting yang terjadi pada tanggal tersebut, diantaranya adalah:

1. Taubat Nabi Adam diterima pada tanggal 10 Asyuro’. Seperti yang kita ketahui bahwa Nabi Adam dikeluarkan Allah dari surga karena godaan syaitan dan kemudian memakan buah Khuldi. Ia pun dipisahkan dari Siti Hawa saat diturunkan di bumi. Menurut riwayat beratus–ratus tahun lamanya Nabi Adam memohon ampun pada Allah, kemudian pada tanggal inilah taubatnya diterima.
2. Nabi Nuh di selamatkan dari banjir bah pada tanggal ini.
3. Nabi Ibrahim diselamatkan dari api yang membakarnya pada tanggal ini.
4. Nabi Yusuf dan Ya’kub di pertemukan kembali pada tanggal ini. Menurut Alquran Nabi Yusuf yang ditinggalkan oeh saudara-saudaranya sejak kecil dan terpisah dari nabi Ya’kub puluhan tahun lamanya. Dan selama puluhan tahun itu juga nabi Yakub menangis dan merindukan nabi Yusuf. Kemudian berkat Rahmat Allah, Nabi Yakub dan Yusuf dipertemukan kembali pada hari itu.
5. Nabi Yunus dikeluarkan dari perut ikan pada tanggal ini,
6. Nabi Khidir di beri ilmu pada tanggal ini,
7. Allah menciptakan surga dan neraka pada tanggal ini,
8. Allah menciptakan malaikat Jibril, Mikail, Israfil dan Izrail pada tanggal ini.
9. Allah menciptakan Arsy dan Kursi Nya pada tanggal ini. Allah menciptakan Kalam, bumi dan langit juga  pada tanggal ini.
  
Itulah peristiwa-peristiwa penting yang pernah terjadi pada hari Asyuro’, semoga kita termsuk kedalam orang-orang yang mampu meraih kemuliaan dalam hari yang di muliakan itu, Amiin.
Hadirin Rahimakumullah,
Untuk menjalani kehidupan pada tahun ini kita harus menggunakan siasat yang mampu dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari, diantaranya:
1.    Kita harus memperhitungkan terhadap kepentingan hidup dimasa yang akan datang terutama di akhirat dengan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT.
2.    Kita harus mau dan mampu melihat kesalahan dan dosa diri kita sendiri pada tahun yang lalu, kemudian kita beraubat dan memperbaiki diri dengan mengerjakan amal saleh. Sebagaimana Firman Allah dalam Surat Al-Maidah ayat 39, yang artinya : “Maka barang siapa yang bertaubat sesudah melakukan kejahatan itu dan memperbaiki diri, maka sesungguhnya Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah maha pengampun lagi maha penyayang”.
3.    Kita harus menyadari bahwa setan adalah musuh yang nyata bagi kita, maka semua rayuan dan bujukan syetan berupa minuman khamr, narkoba, judi, zina dan perbuatan maksiat lainnya harus ditinggalkan karena merugikan dan menyengsarakan diri kita, baik di dunia maupun di akhirat.
Itulah tiga hal yang merupakan strategi yang mungkin bisa kita lakukan dalam menjalani hidup ditahun ini. Semoga Allah SWT mengampuni dosa kita pada tahun yang lalu, meridhoi ibadah dan amal saleh kita, serta memberikan kesehatan dan umur panjang kepada kita dan keluarga, sehingga dapat meningkatkan ibadah dan amal saleh pada tahun ini, Amiin.
Akhirnya, pada tahun yang baru ini marilah kita bersama-sama memperbaiki haliyah kita, perbuatan kita, ibadah kita, serta semangat kita dalam berjuang di jalan Allah.
Demikian yang dapat saya sampaikan, mudah-mudahan apa yang disampaikan ini bisa memberi bermanfaat bagi kita semua. Amin Amin ya Rabbal alamin. Terimakasih atas perhatiannya, mohon maaf apabila ada kata-kata yang kurang berkenan.
Akhirul kalam, Billaahi taufiq walhidayah. Wassalamu'alaikum Wr. Wb
Baca SelengkapnyaContoh Pidato Memperingati Tahun Baru Islam | 1 Muharram Hijriah 1436 H

Jumat, 01 Agustus 2014

Contoh Pidato tentang Hari Raya Idul Adha

Contoh Pidato Idul Adha | Idul Adha Wujud Keikhlasan Tak Tertandingi  - Kumpulan Contoh Pidato Lengkap

Allahu Akbar- ALLahu Akbar- Allahu Akbar – WaliLlahil Hamd.
Jama’ah Idul Adha yang senantiasa mengharapkan ridha Allah swt.
Alhamdulillah, tentu merupakan satu kenikmatan dan kebahagiaan yang tiada terhingga bahwa pada hari ini kita merayakan hari raya Idul Adha, hari raya terbesar bagi umat Islam yang bersifat internasional, setelah dua bulan sebelumnya kita merayakan hari raya Idul Fithri. Pada hari ini sekitar tiga juta umat Islam dari beragam suku, bangsa dan ras serta dari berbagai tingkat sosial dan penjuru dunia berkumpul dan berbaur di kota suci Makkah Al-Mukarramah untuk memenuhi panggilan Allah menunaikan ibadah haji: “Dan serulah manusia untuk menunaikan ibadah haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh“. (Al-Hajj: 27)
Hari raya Idul Adha juga merupakan hari raya istimewa karena dua ibadah agung dilaksanakan pada hari raya ini yang jatuh di penghujung tahun hijriyah, yaitu ibadah haji dan ibadah qurban. Kedua-duanya disebut oleh Al-Qur’an sebagai salah satu dari syi’ar-syi’ar Allah swt yang harus dihormati dan diagungkan oleh hamba-hambaNya. Bahkan mengagungkan syi’ar-syi’ar Allah merupakan pertanda dan bukti akan ketaqwaan seseorang seperti yang ditegaskan dalam firmanNya: “Demikianlah (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan syi’ar-syi’ar Allah, maka sesungguhnya itu timbul dari ketakwaan hati”. (Al-Hajj: 33) Atau menjadi jaminan akan kebaikan seseorang di mata Allah seperti yang diungkapkan secara korelatif pada ayat sebelumnya, “Demikianlah (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan apa-apa yang terhormat di sisi Allah maka itu adalah lebih baik baginya di sisi Tuhannya”. (Al-Hajj: 30)
Kedua ibadah agung ini yaitu ibadah haji dan ibadah qurban tentu hanya mampu dilaksanakan dengan baik oleh mereka yang memiliki kedekatan dengan Allah yang merupakan makna ketiga dari hari raya ini: “Qurban” yang berasal dari kata “qaruba – qaribun” yang berarti dekat. Jika posisi seseorang jauh dari Allah, maka dia akan mengatakan lebih baik bersenang-senang keliling dunia dengan hartanya daripada pergi ke Mekah menjalankan ibadah haji.
Namun bagi hamba Allah yang memiliki kedekatan dengan Rabbnya dia akan mengatakan “Labbaik Allahumma Labbaik” – lebih baik aku memenuhi seruanMu ya Allah…Demikian juga dengan ibadah qurban. Seseorang yang jauh dari Allah tentu akan berat mengeluarkan hartanya untuk tujuan ini. Namun mereka yang posisinya dekat dengan Allah akan sangat mudah untuk mengorbankan segala yang dimilikinya semata-mata memenuhi perintah Allah swt.

Allahu Akbar- ALLahu Akbar- Allahu Akbar – WaliLlahil Hamd.
Kini hal-hal yang menyangkut pengorbanan telah banyak yang hilang digantikan dengan spirit mengabdi kepada motif mendapatkan keuntungan setinggi-tingginya. Semua dilakukan dengan pamrih yang kian lama kian menjauhkan individu dari ikatan-ikatan sosial. Idul Adha mengandung spirit untuk menautkan kembali ikatan-ikatan yang telah terlepas itu.

Karena itu, spirit yang terlahir sekian ratus tahun lalu itu menjadi sangat relevan hingga hari ini. Dalam konteks Indonesia, semangat ini bahkan telah menjadi sebuah urgensi. Banyak persoalan bangsa muncul akibat lemahnya spirit untuk berkorban bagi orang lain, spirit untuk berkorban bagi sesama.

Yang jauh lebih menonjol dalam kehidupan sehari-hari sekarang adalah semangat untuk menang sendiri, kaya sendiri, berkuasa sendiri, dan benar sendiri. Spirit seperti ini sudah barang pasti tak menghiraukan penderitaan sesama.

Korupsi, kolusi, dan konspirasi adalah fenomena yang terlahir dari dominasi tata nilai seperti itu. Dan menjadi sebuah kelaziman bila sebagai dampaknya lahirlah penyakit-penyakit sosial. Seperti kemiskinan, kebodohan, kejahatan, keterbelakangan, dan ketertindasan.

Adalah saat yang tepat bagi bangsa ini untuk mengambil hikmah atas hakikat Idul Adha. Tepat karena bangsa ini masih berkubang dalam krisis setelah terpuruk hampir satu dekade. Tepat pula karena di seluruh penjuru negeri kian banyak saudara-saudara sebangsa dan setanah air yang membutuhkan uluran tangan akibat kehidupan yang serbakekurangan.

Korban tsunami di Aceh dan Sumatra Utara masih banyak yang didera nestapa. Juga korban gempa di Yogyakarta dan Jawa Tengah, korban banjir di Sumatra, dan korban lumpur panas di Sidoarjo. Semua kenestapaan itu menunggu pengamalan atas spirit yang membebaskan

Hadirin wal Hadirat RahimakumuLlah.
Demikian sungguh pelajaran yang sangat berharga. Kita selaku generasi masa kini telah berhutang budi kepada generasi-genersai sebelumnya dalam seluruh apa yang kita ni`mati saat ini sebagai hasil dari pengorbanan, perjuangan dan sikap mereka yang mendahulukan kepentingan orang lain. Maka sepatutnyalah jika kita melanjutkan rangkaian pengorbanan mereka itu sehingga kita dapat menyampaikan keni`matan ini kepada generasi berikutnya seperti yang telah dilakukan oleh generasi sebelum kita. Akankah generasi kita saat ini mampu menghargai makna pengorbanan dan mendahulukan kepentingan orang lain? Apakah generasi kita mampu mempertahankan akhlak luhur seperti ini yang memang telah diperintahkan oleh Allah swt?. “Dan orang-orang yang telah menempati Kota Madinah dan telah beriman (Anshar) sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin), mereka mencintai orang yang berhijrah kepada mereka. Dan mereka tiada menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa-apa yang diberikan kepada mereka (orang Muhajirin); dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin), atas diri mereka sendiri. Sekalipun mereka memerlukan (apa yang mereka berikan itu). Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (Al Hasyr: 9)
Disini hari raya Idul Adha kembali hadir untuk mengingatkan kita akan ketinggian nilai ibadah haji dan ibadah qurban yang sarat dengan pelajaran kesetiakawanan, ukhuwwah, pengorbanan dan mendahulukan kepentingan dan kemaslahatan orang lain. Semoga akan lahir keluarga-keluarga Ibrahim berikutnya dari bumi tercinta Indonesia ini yang layak dijadikan contoh teladan dalam setiap kebaikan untuk seluruh umat.
Baca SelengkapnyaContoh Pidato tentang Hari Raya Idul Adha

Contoh Naskah Pidato Memperingati HUT Kemerdekaan Indonesia I 17 Agustus 1945

Berikut Contoh Pidato tentang Kemerdekaan, - Kumpulan Contoh Pidato Lengkap


Assalamualaikum Wr. Wb

Yang terhormat Bapak ...
Yang terhormat Bapak Ketua RW ...
Yang terhormat Bapak Ketua RT ...
Dan hadirin sekalian yang kami muliakan!

Merdeka! Merdeka! Merdeka!

Marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala, karena atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya, pada hari ini kita semua masih diberi kesempatan untuk ikut serta memeriahkan acara hari ulang tahun kemerdekaan Negara Republik Indonesia yang ke-65 dalam keadaan sehat wal-afiat.

Selanjutnya dengan memperingati hari ulang tahun kemerdekaan kita ini kami berharap, semoga kita lebih meningkatkan rasa cinta kita pada tanah air dan bangsa, lebih meningkatkan daya juang kita terhadap bangsa dan negara, lebih mempersatukan jiwa dan segenap raga kita untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

Hadirin sekalian yang berbahagia, jika kita kenang perjuangan para pahlawan tahun 1945 maka terlintas jelas di benak kita bahwa semangat pertempuran yang bagaikan api yang tak kunjung padam itu begitu hebat menyatu pada jiwa para pahlawan pejuang 45 itu. Namun demikian tak kalah pentingnya dengan peran kita semua sekarang ini. Perjuangan belumlah selesai. Korban telah banyak berjatuhan maka marilah kita tingkatkan terus jiwa dan semangat 45, dengan mewujudkan jiwa pembangunan yang tangguh.

Kemakmuran berdasarkan keadilan dan Ketuhanan Yang Maha Esa belum kita capai. Untuk itu masih banyak yang harus kita perjuangkan. Kemerdekaan sebagai warisan para pahlawan kita ini hendaknya kita isi dengan jiwa pembangunan tanpa mengenal kepentingan pribadi terlebih dahulu.

Jiwa dan semangat 45 ialah jiwa dan semangat kebersamaan. Jiwa yang mendahulukan kepentingan bersama di atas kepentingan golongan. Untuk itu pula maka kita wajib menigkatkan rasa solidaritas berbangsa dan bernegara. Persatuan dan kesatuan nasional lebih di atas kepentingan kita secara pribadi dan golongan. Tumbuhkan terus semangat kebersamaan dalam memperjuangkan cita-cita kemerdekaan.

Insya Allah harapan bangsa Indonesia mencapai kehidupan yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dengan ridla Allah Subhanahu wa Ta’ala tercapai dengan menumbuhkan semangat persatuan dan kesatuan nasional Indonesia. Amin, amin, yaa robbal ‘alamin.

Akhirul kata, selamat berjuang, selamat membangun bangsa dan negara kita tercinta ini.

Dirgahayu Indonesiaku! Merdeka!
Wassalamualikum Wr. Wb
Baca SelengkapnyaContoh Naskah Pidato Memperingati HUT Kemerdekaan Indonesia I 17 Agustus 1945

Kamis, 24 Juli 2014

Contoh Pidato Generasi Pemuda Masa Depan Bangsa

Berikut Contoh Pidato tentang Pemuda, - Kumpulan Contoh Pidato Lengkap


Asslamualaikum wr.wb

Dewan juri yang saya hormati

Dan teman-teman sekalian yang saya banggakan

Puji dan syukur kita panjatkan khadirat allah swt karena berkat rahmat dan hidayahnyalah sehinggah kita bisa berada di tempat ini.salam dan sholat lawat tetap tercurahkan kepada baginda nabi muhammad saw nabi yang telah membawa begitu banyak perubahan di muka bumi ini.

Pada kesempatan kali ini saya akan berbicara sedikit mengenai “muharram dan kebangkitan generasi muda islam”. Berbicara mengenai muharram dan generasi muda islam merupakan hal yang sangat urgent atau penting untuk di perbincangkan mengapa ? karena hal ini menyangkut tentang bagimana nasib dari agama dan bangsa ini di masa yang akan datang. Ada sebuah kutipan singkat yang memiliki makna begitu luar biasa “Berikan aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya … Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia” sebuah ungkapan yang pernah di sampaikan oleh bung karno seorang orator ulung yang sudah di kenal dunia kebanggan bangsa indonesia.

Hadirin sekekalian yang saya hormati

Jika kita melirik dari ungkapan singkat yang di utarakan oleh bung karno dapat kita lihat jelas betapa pentingnya arti dan peran pemuda bagi bangsa dan negara ini. Betapa di harapakannya mereka untuk mampu mendongkrak bangsa ini ke era yang lebih baik. Oleh karena itu melalui moment penyambutan muharram ini mari saling bergandeng tangan dan saling

untuk terus maju dan maju. Jadikan awal tahun baru islam ini sebagai momentum awal dari kebangkitan generasi muda islamin, kebangkitan dari keterpurukan moral,keterpurukan jiwa dan keterpurukan hati.Mari wujudkan kehidupan yang damai dan tentram tanpa adanya perselisihan.

Hadirin sekalian yang saya hormati

Kesempatan yang sama tidak akan pernah datang untuk yang kedua kalinya hanya sekali dalam hidup seseorang menjadi pemuda lakukanlah semua hal yang ingin diperbuat jangan pernah gentar karena nasib agama dan bangsa di masa depan kini ada di pundak para pemuda saat ini . Tidak akan berubah nasib suatu kaum sebelum kaum itu sendiri merubah nasibnya itulah kalimat yang sangat sering terngiang di telinga kita semua. Akan kah itu hanya menjadi sebuah kalimat saja? Itu tergantung dari bagaimana respon para pemuda melihat perkembangn bangsa ini. Tahukan anda siapa pemuda yang dari tadi saya maksudkan itu ? tak lain dan tak bukan adalah kita semua para pelajar bangsa indonesia yang sedang genjar-genjarnya menuntut ilmu belajar siang dan malam untuk kelulusan dalam suatu ujian tetapi jika ilmu yang kita tuntut selama ini hanya di pergunakan saat ujian itu sama hal nya semua yang kita lakukan sia-sia. Gunakanlah ilmu yang kalian miliki untuk kemaslahatan bersama. Lakukan semua hal yang kalian ingin lakukan jangan pernah takut dengan apapun, “siapa yang ingin mutiara maka dia harus berani terjun ke lautan yang dalam” ini sama artinya bahwa kita sebagai pemuda jika ingin memajukan bangsa harus berani untuk mengambil resiko asalkan itu tidak bertentangan dengan nila-nilai keagamaan dan norma-norma hukum. Segala ilmu yang dimiliki akan berguana jika di landasi oleh iman dan takwa. agama tanpa ilmu maka akan pincang namun ilmu tanpa agama akan buta. Oleh karena itu kedua hal ini harus saling beriringan agar dapat saling mengimbangi satu sama lain sehinggah tidak menimbulkan hal-hal yang tidak di inginkan kita bisa mengambil contoh seorang terosis bukanlah orang bodoh melainkan orang yang sangat pintar karena bisa merakit bom dengan baik namun karena dia tidak mempunyai landasan iman yang kuat sehinggah kecerdasan yang mereka miliki akhirnya menimbulkan sesuatu yang berbahaya.

Hadirin sekalian yang saya hormati

Oleh karena itu kita sebagai pemuda harus bisa menyadari bahwa kita adalah harapan kita adalah masa depan dan kita adalah penentu maka dari itu mulai saat ini kita harus berhenti utuk bersantai dan mulailah bergerak untuk berbuat sesuatu, jangan pernah menyerah karena sebuah keberhasilan tidak bisa di dapatkan secara instant semua hal butuh proses dari proses itu kita bisa belajar untuk membenahi di mana titik-titik kelemahan selama ini sehinggah kita mampu meminimalisirnya. Dan jalan menuju keberhasilan akan terbuka lebar.

Kita hanyalah manusia bisa tetapi kita adalah seseorag.kita tidak dapat melakukan segala hal tetapi kita dapat melakuakn sesuatu. Jangan pernah menolak untuk melakukan sesuatu yang dapat kalian lakukan.

Demikian yang dapat saya sampaikan mohon maaf bila ada kata yang salah karena semua kesalahan bersumber dari saya dan kebenaran hanya datang dari allah swt

Wabillahi taufik walhidayah wassalamu alaikum wr wb
Baca SelengkapnyaContoh Pidato Generasi Pemuda Masa Depan Bangsa

Rabu, 23 Juli 2014

Contoh Pidato Islam Rahmat bagi Seluruh Alam

 Berikut Contoh Pidato tentang Islam Rahmat Seluruh Alam, - Kumpulan Contoh Pidato Lengkap

 

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

 اَلْحَمْدُ ِللهِ الْمَلِكِ الْحَقِّ الْمُبِيْنِ، الَّذِي حَبَانَا بِالْإِيْمَانِ واليقينِ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّد،ٍ خَاتَمِ الأَنْبِيَاءِ وَالمُرْسَلِين، وَعَلَى آلِهِ الطَّيِّبِيِن، وَأَصْحَابِهِ الأَخْيَارِ أَجْمَعِين، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. أَمَّا بَعْدُ

Yang terhormat bapak Alim Ulama’, bapak Kyai yang saya ta’ati petuah-petuahnya
Dewan juri, para hadirin serta teman-teman yang berbahagia
Puji syukur kahadiraot Allah Swt, karena atas izin Allah Swt lah saya bisa berdiri di tempat yang agung ini.  Amin.
Sholawat serta salam semoga  tetap tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, karena beliaulah kita dapat merasakan betapa nikmatnya Iman dan Islam.
Hadirin yang saya hormati…………
Pada kesempatan baik ini, saya akan mengambil tema “ISLAM RAHMAT BAGI SELURUH ALAM”

Hadirin yang berbahagia…………
Islam ! …….Islam artinya pas…pasrah, berserah diri kepada Al…Allah.
Agama Islam merupakan agama yang dibawakan oleh Nabi Mu….Muhammad SAW. Dengan Al-Qur’an sebagai kitabnya. Dan risalahnya merupakan penyempurna dari ajaran sebelum….nya.
Apa…. maksud Islam Rahmat bagi seluruh alam……hadirin? sesungguhnya… hal itu merupakan cerminan dari Suri Tauladan bagi pembawa risalah…..nya yaitu….. Rasulillah Muhammad SAW yang penuh kasih sayang untuk umat maupun alam se…semesta.
Hadirin yang dimulyakan Allah SWT……….
Sifat pengasih ini…lah! yang mencerminkan risalah kerasulan beliau sebagai Rahmatan……lil…lil ‘Alamiin, Rahmat bagi seluruh a…alam.
Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an surat Al-Ambiya’ ayat 107 :
“Dan tiadalah Kami mengutusmu, melainkan untuk (menjadi) Rahmat bagi semesta alam”
Itulah sebabnya! mengapa..! Islam Rahmat bagi seluruh a…alam.
Hadirin yang berbahagia…………..
Sifat kasih sayang! yang dimiliki oleh Nabi Muhammad SAW. Sungguh! luar biasa.
  1. Be..liau merukunkan! umat islam dengan umat agama lain, sehingga… umat agama lain merasa terayomi
  2. Beliau melarang umatnya mengencingi tempat tinggal binatang, misalnya lubang semut
  3. Beliau mengasihi orang yang telah membenci bahkan orang yang hendak mebunuhnya.
Seperti Da’tsur, yang ingin membunuh Rasulullah.
Pada saat itu, pelan-pelan Da’tsur mendekati Rasulullah dengan muka garang dan secara tiba-tiba menghardik keras.
“Hai Muhammad, sekarang kau sendiri, siapa yang akan menolongmu ?”  hardik Da’tsur sambil mmenghunus pedang diacungkan kepada Rasulullah.
“Penolongku Allah Swt !” Jawab Rasulullah dengan tenang
“Siapa ?”
“Allah Swt……!
Da’tsur tiba-tiba menggigil. Tangannya lemas! dan terlepaslah pedang digenggamannya. Perlahan Rasulullah mengambil pedang Da’tsur dan mengacungkan ke leher Da’tsur.
“Sekarang siapakah yang menolongmu Da’tsur ?”
Tak seorangpun hai Muhammad yang menolongku !” jawab Da’tsur dengan terbata-bata.
Da’stur sangat ketakutan dan lemas, keringatnya bercucuran.
Nah, bagaimana selanjutnya hadirin…………..!
Dibunuhkah Da’stur oleh Rasulullah hadirin? Tidak ! hadirin…. Rasulullah mengembalikan pedang Da’stur seraya memberi ma’af. Da’stur hera…n! terkagum-kagu…m!, Sungguh! luar biasa, mulianya pribadi Rasulullah!
Dan masih banyak lagi contoh sifat kasih sayang Nabi Muhammad sebagai Rahmatan Lil  ‘Alamiin.
Hadirin yang berbahagia……!
Semoga risalah kasih sayang Nabi Muhammad SAW, menjadi Uswatun Hasanah bagi umat seluruh alam semesta. Amin.
Bila ada tutur kata saya yang kurang berkenan di hati, saya secara pribadi mohon ma’af keikhlasan hati untuk mema’afkan. Sekian terima kasih.
Akhirul Kalam Ihdinassirotolmustaqiim
Baca SelengkapnyaContoh Pidato Islam Rahmat bagi Seluruh Alam

Contoh Pidato Membangun Generasi Muda Islami

MEMBANGUN GENERASI MUDA INDONESIA YANG LEBIH BERKUALITAS DAN BERAHLAKUL KARIMAH  - Kumpulan Contoh Pidato Lengkap
Assalamu alaikum warohmatulahi wabarokatuh.
Alhamdulillah. Innal hamda lillah. Nahmaduhu wanastainuhu, wanastaghfiruhu, wa naudzubillahi min sururi anfusina, wamin sayyiati a’malina, mayyahdilahu falaa mudhilallah. Wa mayyudlilhu falaa hadiyallah. Qoola Rasulullahi shallallahu alaihi wasallam, “Innama buitstu liutamimma makaarimal ahlak.” Amma ba’du.
Dewan Juri dan Hadirin Rohimakumullah,
Sejenak marilah kita bersama menundukkan kesombongan dan keangkuhan kita, di hadapan Allah Yang Maha Rahman dan Rahim, seraya memanjatkan rasa syukur Alhamdulillahi Robbil Alamin, atas segala rahmat, karunia, dan maghfiroh-Nya sehingga kita dapat berkumpul di majelis yang insyaallah dipenuhi berkah ini.
Shalawat serta salam, semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW yang telah membimbing kita semua dari alam jahiliyah menuju dunia yang penuh cahaya kebenaran, cahaya Islamiyah.
Dewan Juri dan Hadirin yang Dirahmati Allah,
Akhir-akhir ini di hadapan kita sering dipajankan berbagai berita tentang dekadensi moral, penurunan akhlak di kalangan generasi muda dan para pemimpin bangsa. Kebejatan moral menjadi hidangan setiap hari. Para pejabat korupsi, berselingkuh dengan dalih nikah siri, premanisme merajalela,  begitu pun penyalahgunaan narkoba. Kesesatan seperti yang dipertontonkan Eyang Subur seakan menjadi tuntunan, yang tak perlu dirisaukan apalagi dihentikan.
Astaghfirullahal adhiem.
Sungguh, saat ini kita berada dalam zaman yang secara jelas digambarkan  Allah  dalam surat Maryam ayat 59 yang berbunyi:
Artinya:
Maka datanglah sesudah mereka pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan.
Yang dimaksud “pengganti” dalam ayat ini adalah umat Islam setelah wafatnya  Rasulullah. Yaitu suatu generasi yang perilakunya menyimpang dari jalan yang lurus, meninggalkan ajaran yang dibawa para Rasul sebelumnya sehingga mereka tidak lagi mengerjakan salat dan selalu memperturutkan kehendak hawa nafsu dan dengan terang-terangan melanggar larangan Allah seperti meminum minuman keras, berjudi, berzina, dan mengadakan persaksian palsu. Mereka ini diancam oleh Allah dengan ancaman yang keras, kepada mereka akan ditimpakan kecelakaan dan kerugian baik di dunia maupun di akhirat. 
Kini, alangkah mudahnya kita temukan orang-orang di sekitar kita, saudara-saudara kita sesama muslim yang menyimpang dari jalan yang lurus, meninggalkan ajaran yang dicontohkan Rasulullah.Yang lebih mengerikan lagi, secara tidak kita sadari, semakin hari kita semakin membiarkannya, kita semakin lama semakin bersikap permisif dan pasif. Menganggap segala kemunkaran itu sebagai hal yang biasa, yang harus diterima, karena kita tidak lagi sanggup berbuat apa-apa. Istilahnya, nafsi nafsi, urusanku urusanku sendiri, urusanmu urusanmu sendiri. Jangan ikut campur. Bahkan tidak sedikit di antara kita pelan-pelan terseret mengikuti arus kesesatan ini.
Sungguh sangat ironis. Di tengah-tengah gencarnya syiar Islam, di tengah-tengah banyaknya pengajian massal yang dihadiri ribuan, bahkan puluhan ribu orang, kemunkaran semakin jelas-jelas dipertontonkan. Tentang kondisi ini, Uqbah bin `Amir meriwayatkan Sabda Rasulullah SAW yang artinya:
"Akan rusak binasalah sebahagian dari umatku yaitu "Ahlul Kitab" dan "Ahlullaban" Aku bertanya siapakah "Ahlul Kitab" wahai Rasulullah? Mereka ialah orang-orang yang mempelajari Alquran untuk berdebat dengan orang-orang mukmin. Lalu siapa pula "Ahlullaban" itu? Rasulullah menjawab, mereka ialah orang-orang yang memperturutkan hawa nafsu dan meninggalkan salat". (H.R. Ahmad dan Hakim) 
Ya… kita semua menjadi saksi, bahkan mungkin menjadi pelaku “ahlullaban” ini, menjadi orang-orang yang mengetahui dan menguasai ilmu agama sesuai Alquran dan  Al hadis, tetapi tidak mengamalkannya; kita hanya menjadikannya senjata. Agama sekarang menjadi senjata untuk tampak pintar, tampak alim, mengalahkan lawan bicara, bahkan untuk mencari kedudukan dan kekayaan.
Dalam kondisi seperti inilah, generasi muda dewasa ini tumbuh mencari jati dirinya.
Dewan Juri dan Hadirin Rohimakumullah,
Bisakah kita membayangkan, alangkah bingungnya para pemuda menentukan figur yang seperti apa yang harus mereka contoh? Apakah mereka harus tetap jujur, meskipun ujung-ujung harus tersingkir? Atau memang benar adanya, pameo Jawa yang menyatakan “Jamane jaman edan, yen ora ngedan ora keduman.”Jamannya jaman edan, jaman penuh kegilaan, kalau kita tidak ikut dalam kegilaan itu, kita akan tersisihkan.
Tentu, kita dengan tegas menolaknya. Karena Rasulullah SAW diperintahkan oleh Allah untuk membimbing manusia agar berperilaku yang ahlakul karimah.
Innama  buitstu liuttamimma makarimal ahlak, “Sesungguhnya aku diutus oleh Allah untuk menyempurnakan akhlak manusia.
Kebobrokan akhlak bangsa ini, telah dengan tragis menghancurkan sendi-sendi kehidupan bangsa ini. Kehancuran ahklak pemuda bangsa ini akan melahirkan generasi yang lower quality, generasi yang mampu menjual dirinya sendiri, menjual tanah airnya, bahkan menjual aqidahnya. Marilah kita belajar dari sejarah hitam kaum Ad dan kaum Tsamud, dua bangsa besar yang sangat durhaka kepada Allah dan nabinya, yang kemudian dibinasakan Allah. Semua itu dapat menjadi pembelajaran bagi umat-umat setelahnya.
Dewan Hakim dan Hadirin Rahimakumullah,
Untuk melahirkan generasi penerus yang berkualitas dan berahlakul karimah, harus dilakukan melalui ikhtiyar lahir dan batin. Ikhtiyar lahir dapat dilakukan dengan cara memberikan makanan, tempat tinggal, fasilitas pendidikan yang memadai pada anak keturunan kita. Berikutnya adalah ikhtiyar batin. Ikhtiyar batin harus dimulai sejak kita memilih jodoh, calon bapak atau ibu anak-anak kita nanti. Dalam memilih jodoh hendaknya kita berpegangan kepada ajaran Nabi Muhammad SAW dengan melihat 4 kriteria, yaitu wajahnya, keturunannya, kekayaannya, dan agama atau ahlaknya. Namun, bila kita tidak dapat menemukan jodoh yang sempurna ke empat-empatnya, maka jadikanlah agama, ahlak sebagai syarat yang utama.  Setelah menikah, ikhtiyar batin yang harus dilakukan adalah berdoa. Tidak lagi berdoa untuk diri sendiri seperti pada masa masih lajang, tetapi sudah bertambah untuk istri atau suami, anak-anak, dan calon keturunan kita nantinya. Doa ini secara tersurat difirmankan Allah dalam Al Quran surat Al Furqoon ayat 74 berikut ini.
Artinya,
Dan orang-orang yang berkata: `Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.
Dewan Hakim dan Hadirin Rahimakumullah,
Orang-orang yang bermunajat dan memohon kepada Allah agar dikaruniai istri atau suami, anak-anak dan keturunann yang benar-benar menyenangkan hati dan menyejukkan perasaan mereka termasuk dalam golongan orang-orang yang saleh dan bertakwa. Mereka termasuk dalam golongan yang diselamatkan Allah dari neraka jahanam seperti dijelaskan dalam surat Al Furqoon ayat 69. Doa orang tua yang saleh dan bertakwa ini didasarkan oleh keinginan agar penduduk dunia ini dipenuhi oleh orang-orang yang beriman dan bertakwa dan agar anak cucu mereka melanjutkan perjuangannya menegakkan keadilan dan kebenaran.
Dari Al Quran kita juga dapat belajar bagaimana menjadi pemuda yang dicintai Allah dari kisah Ashabul Kahfi, yaitu 7 orang pemuda dan seekor anjing yang bersembunyi untuk menyelamatkan aqidah. Mereka bersembunyi  dari Raja Daqyanus yang lalim. Daqyanus seorang penyembah berhala yang menangkap, menyiksa, dan membunuh orang-orang yang beriman. Demi menyelamatkan aqidahnya, para pemuda ini bersembunyi di gua. Allah kemudian membuat mereka tertidur selama 309 tahun dan membangunkan mereka kembali ketika pemerintahan sudah berubah aman.
Adapun sifat-sifat ashabul kahfi yang layak kita teladani adalah (a)  menegakkan shalat lima waktu. Sebab shalat akan mencegah kita dari perbuatan keji dan munkar. Innasholata tanha anil fahsa’i wal munkar. (b) selalu menyeru pada al-haq,  berani menyuarakan kebenaran, (c) mencintai Allah dan Rasul-Nya dengan selalu menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah sesuai dengan yang diajarkan Rasulullah SAW, (d)   saling melindungi sesama muslim, dalam artian menjaga kerukunan, perdamaian, dan persatuan dalam ukhuwah islamiyah, dan (e) rela mengorbankan diri dan hartanya untuk kepentingan, untuk jihad fi sabilillah.
Demikianlah yang dapat saya sampaikan kepada para hadirin, khususnya  generasi muda. Marilah bersama-sama kita bertekad menjadi generasi Robbani, generasi islam yang berkualitas dan berahlakul karimah. Generasi yang siap memegang amanah, meneruskan perjuangan para pahlawan yaitu mewujudkan bangsa Indonesia yang adil sejahtera. Baldatun thoyyibatun wa Robbul ghofur.
Akhirnya, semoga bermanfaat dan menginspirasi.
Usiikum binafsi, bitaqwallah.
Wassalamu alaikum Wr Wb.
Baca SelengkapnyaContoh Pidato Membangun Generasi Muda Islami

Contoh Pidato tentang Indahnya Ilmu

 Berikut Contoh Pidato tentang Ilmu, - Kumpulan Contoh Pidato Lengkap

Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu’alaikum wr.wb.,

 اَلْحَمْدُ ِللهِ الْمَلِكِ الْحَقِّ الْمُبِيْنِ، الَّذِي حَبَانَا بِالْإِيْمَانِ واليقينِ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّد،ٍ خَاتَمِ الأَنْبِيَاءِ وَالمُرْسَلِين، وَعَلَى آلِهِ الطَّيِّبِيِن، وَأَصْحَابِهِ الأَخْيَارِ أَجْمَعِين، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. أَمَّا بَعْدُ

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah Swt. Karena atas berkat rahmat, taufik, hidayah, dan kesehatan-Nyalah, kita dapat berkumpul di tempat yang sederhana namun sangatlah bermanfaat ini.
Tak henti-hentinya pula kita kirimkan shalawat dan salam terhangat bagi Rasulullah Saw. Karena ianya pula kita semua dapat keluar dari alam yang gelap, kelam, hitam, dan pekat, menuju alam yang indah, terang benderang, nan menawan.
Teman-temanku saya banggakan, tahukah kamu apa senjata yang paling ampuh untuk manaklukkan dunia? Dan apa pula kendaraan yang menawan tuk bertamasyah ke akhirat? Ya, ilmulah itu.
Dalam KBBI, ilmu adalah pengetahuan yang diperoleh melalui metode ilmiah. Dengan serangkain percobaan maka pengetahuan pun dipatenkan menjadi ilmu pengetahuan.
Contohnya begini, kita semua tahu bahwa air jika mendidih pastilah panas. Ini yang disebut pengetahuan. Namun, untuk mengetahui seberapa panas suhu air ketika mendidih, kita melakukan penelitian, maka didapatilah air mendidih pada suhu 100° C. inilah yang disebut ilmu pengetahuan.
Ilmu senantiasa tumbuh dan berkembang, ilmu itu haruslah berguna dan dapat dipraktekkan untuk kehidupan sehari-hari, serta ilmu tersebut untuk kesejahteraan umat manusia.
Dalam islam, Al quran dan sunnah, merupakan sandaran paling hakiki dari semua ilmu pengetahuan. Tidak saja menjadi sandaran dan sumber, tapi sekaligus menjadi perintah dan orientasi kehidupan.
Teman-teman, Imam syafi’I suatu ketika menggubah syair. Sebuah syair tentang para pencari ilmu dan syarat-syarat memperoleh ilmu. Kata Iman Syafi’I, tidaklah mungkin ilmu didapat, kecuali dengan enam syarat. Enam syarat itu ialah dzaka, hirsh, ishtibar, bulghah, irsyadu ustadzin, dan zaman.
Bagaimanapun, seorang pencari ilmu, kata Iman Syafi’I, harus memiliki kecerdasan, dzaka. Dzaka adalah syarat yang tak bisa ditawar. Begitu pula hirz, seorang pencari ilmu harus pula memiliki semangat yang tinggi untuk belajar. Tanpa semangat, seorang pencari ilmu hanya akan tenggelam dalam cita-cita palsunya yang tak pernah selesai dibangun. Kecerdasan dan semangat saja, tak cukup untuk mendapatkan ilmu yang sempurna. Para pencari ilmu harus membekali diri mereka dengan ishtibarin, kesabaran yang luas layaknya samudera. Karena semangat tanpa kesabaran hanya akan membuat pencari ilmu muda terjerembab pada keputusasaan.
Selanjutnya, Imam Syafi’i juga mensyaratkan bhulghatin, modal. Jer bersuki mawa bea, setiap kesuksesan selalu meminta biaya, kata orang Jawa demikian. kemajuan ilmu pengetahuan pengetahuan, memang bukan tiba-tiba jatuh dari langit. Semua usaha dikerahkan, termasuk dana dalam pencarian, penelitian, dan sekian banyak percobaan. Dan, unsur paling penting dalam syarat Imam Syafi’I adalah irsyadul ustadzin, guru yang membimbing. Ilmu memang bisa dicari tanpa guru. Ilmu pun bisa didapat tanpa ustadz. Tapi guru dan pembimbing, tak akan pernah bisa tersingkir. Sebab, ilmu bukan hanya soal matematika atau bahasa Indonesia, tapi juga soal transfer akhlak, moral, dan akidah. Dan terakhir kata Imam Syafi’I, dalam ilmu pengetahuan, tak satu hal pun bersifat instan. Ilmu selalu membutuhkan thulu zaman, perjalanan waktu. Tak ada ilmu untuk orang-orang yang berpikir instan dan menghendaki hasil seperti mata yang dikedipkan. Tak ada ruang untuk orang-orang yang ingin hasil secepat kilat.
Cukuplah enam syarat seperti yang dicatat oleh Imam Syafi’i. Janganlah berkurang, meski satu saja darinya. Sebab semuanya mempunyai kaitan yang sangat erat.
Teman-teman sekalian yang saya cintai, tujuan ilmu sama sekali bukan hanya tentang kenikmatan intelektual. Tujuan ilmu, bukan pula mencari puncak pencapaian. Tapi, untuk memperbaiki kualitas hidup, amal, dan menjernihkan pandangan, serta arah kehidupan.
Ilmu pun, bukan pula kebenaran yang bersifat mutlak, tak berubah, apalagi kekal. Kebenaran ilmu pengetahuan jauh di bawah kenenaran hakikat, kalamullah, firman Allah.
Dan Ibrahim a.s. telah membuktikannya. Secara ilmu, tentu api terasa panas, tidak dingin. Tapi ketika Allah azza wa jalla menghendaki, apapun bisa terjadi.
Orang-orang yang mengejar ilmu untuk ilmu, ilmu untuk kepuasan berpikir, dan ilmu untuk menjadi gagah dan bangga, seperti berjalan dalam labirin pekat yang membuat sesak. Sikap kita pada ilmu, tentu akan menentukan segalanya. Dan sebaik-baiknya sikap, tentu saja sikap yang mampu mengubah ilmu menjadi kekuatan yang menyelamatkan.
Dan akhir dari semua usaha, tentu dengan tengadah tangan dan berlapang dada, memanjat doa. Semoga Allah, dengan ilmu yang kita dapat, memberikan kesempatan seluas-luasnya, sehingga kita bermanfaat bagi umat. Dan memetik kemenangan, di dunia pun di akhirat. Semoga Allah meringankan langkah para pencari ilmu dan meridhainya dengan cahaya di jalan yang benderang.
Dan semoga apa yang saya bawakan ini, sangatlah bermanfaat bagi kita semua khususnya bagi saya pribadi. Akhir kata, subehanaka allahumma wabiahamdik ashaduallailaha anta astagfiruka waatub ilaik, wassalamualaikum wr.wb.
Baca SelengkapnyaContoh Pidato tentang Indahnya Ilmu

Minggu, 20 Juli 2014

Pidato tentang Bahaya Merokok

Berikut Contoh Pidato tentang Merokok, - Kumpulan Contoh Pidato Lengkap

Assalamu'alaikum. Wr. Wb
Yang Terhormat…
Juga para hadirin yang saya…
Sebelumnya saya ucapkan terima kasih kepada panitia acara … dalam rangka menyambut hari tanpa tembakau sedunia yang jatuh pada tanggal 31 mei setiap tahunya, yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk menyampaikan pidato singkat ini dalam rangka mewujudkan hari bebas rokok ini menjadi benar-benar bisa menjadi hari yang terbebas dari asap rokok selamanya.

Rekan-rekan sekalian yang saya hormati,
Bukan menjadi rahasia umum lagi dan tidak harus dupungkiri lagi kalau dikalangan para perokok sebetulnya udah mengetahui ataupu merasakan dampaknya dari bahaya merokok tersebut, namun mereka seolah menutup mata dengan bermacam alasan, Padahal, asap rokok secara ilmiah sudah terbukti menyebabkan setidaknya 25 jenis penyakit. Artinya, saat berbagai negara — termasuk negara berkembang — memperketat peraturan soal rokok untuk melindungi kesehatan rakyatnya, namun Indonesia justru menjadi surga bagi industri rokok.

Rekan-rekan sekalian yang saya hormati,
Meskipun udah banyak perda-perda yang dikeluarkan dan udah banyak peraturan dan larangan yang telah diberlakukan, misalnya “Larangan Merokok Ditempat Umum”, tapi tidak sedikit pula atau banyak para perokok tidak mentaati peraturan yang telah berlaku tersebut, oleh karena itu, kita sebagai warga negara yang baik dan juga peduli akan kesehatan, marilah kita wujudkan hidup sehat tanpa asap rokok diawali dari diri kita sendiri.

Rekan-rekan sekalian yang saya Hormati,
Berbicara soal dampak yang diakibatkan dari asap rokok yang terhirup oleh orang-orang disekitar kita, marilah kita lihat hasil penelitian yang dilakukan oleh EPA… Nasib kaum ibu bersuamikan perokok agaknya tak berbeda jauh dengan anak-anak yang memiliki keluarga perokok. Penelitian yang dilakukan EPA menghasilkan kesimpulan bahwa dari 30 wanita, 24 di antaranya berisiko tinggi terserang kanker paru-paru bila suaminya perokok. Oleh karena itu, bila kita sayang dengan orang-orang yang ada disekitar kita, dengan kesadaran sendiri, marilah kita buat peraturan-peraturan yang kita buat sendiri untuk diri kita sendiri dan untuk orang-orang yang berada disekitar kita agar terbebas dari dampak yang diakibatkan oleh diri kita sendiri.

rekan-rekan sekalian yang saya hormati.
Salah satu proses yang memang belum berdampak pada penampilan fisik perokok adalah gangguan pada sistem sirkulasi darah, yang akhirnya memicu penyakit jantung. hal ini disebabkan karena di dala rokok terdapat beberapa bahan kimia yang ada dalam rokok. Di antaranya, acrolein, merupakan zat cair yang tidak berwarna, seperti aldehyde. Zat ini sedikit banyaknya mengandung kadar alkohol. Artinya, acrolein ini adalah alkohol yang cairannya telah diambil. Cairan ini sangat mengganggu kesehatan.

Rekan-rekan sekalian yang saya hormati
Karena waktu yang sangat terbatas, saya ucapkan terima kasih kepada panita yang telah memberikan waktu kepada saya untuk menyampaikan pidato singkat ini. Mudah-mudahan dihari bebas tembakau sedunia ini, kita akan lebih menyayangi diri kita sendiri dengan dimulai dari menyehatkan diri sendiri.

Semoga uraian ini bermanfaat. Mohon maaf jika ada kata-kata yang kurang berkenan.
Wassalamu alaikum wr. wb.
Baca SelengkapnyaPidato tentang Bahaya Merokok

Pidato Tentang Kenakalan Remaja

 Berikut Contoh Pidato tentang Remaja, - Kumpulan Contoh Pidato Lengkap

Assalamu'alaikum Wr. Wb
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberi nikmat serta karunia-Nya sehingga kita semua dapat berkumpul bersama di hari yang berbahagia ini.

Shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada Nabi Besar kita Nabi Muhammad SAW yang telah menuntun kami semua hingga saat ini.

Dan kepada Yth. Bapak/Ibu... yang saya hormati dan teman-teman semua yang saya cintai, kita semua tentunya tahu dan menyadari betapa banyak terjadinya kenakalan remaja saat ini, dengan perbuatan negatif dan menyimpang di masyarakat. Seperti sudah mengenal rokok dan narkoba, yang pada awalnya hanya mencoba dan menjadi ketagihan sampai kecanduan. Adapun penyebab masalah dari kenakalan remaja ini yang diakibatkan dari kesalahan orang tua dalam cara mendidik atau orang tua yang terlalu sibuk sehingga tidak sempat memperhatikan anak mereka, atau juga karena pergaulan remaja saat ini yang sudah terjerumus dengan pergaulan yang salah. Boleh saja kita mempunyai banyak teman, namun kita juga harus berhati-hati untuk memilih teman, agar kita tidak terjerumus pada pergaulan yang salah.

Masih banyak lagi kenakalan remaja yang terpengaruh oleh pergaulan yang salah, seperti mabuk-mabukan, tawuran antar pelajar, geng motor, dan bahkan hal tersebut banyak menimbulkan korban dari banyak remaja yang terlibat dalam pergaulan yang salah. Mari kita jauhi perilaku-perilaku menyimpang tersebut, karena hal tersebut hanya akan merugikan diri sendiri. Gunakanlah masa-masa remaja dengan hal positif dan bermanfaat bagi diri sendiri, orang tua dan juga bangsa.

Teman-temanku yang saya banggakan, selektiflah dalam mencari teman dan tetap ingatlah bahwa tak ada satupun orang tua yang menginginkan ananya berperilaku buruk. Sampai disini yang dapat saya sampaikan dalam pidato ini, jikalau ada kesalahan mohon untuk dimaklumi.
 Wassalamu'alaikum Wr. Wb
Baca SelengkapnyaPidato Tentang Kenakalan Remaja

Jumat, 13 Juni 2014

PIDATO PERPISAHAN KETUA OSIS

Berikut Contoh Pidato tentang pERpisahan Osis, - Kumpulan Contoh Pidato Lengkap

Assalamu alaikumWr. Wb
 

            Yth. Bapak kepala Dinas Pendidikan  Kab. Cirebon / yang MewakiliNya, yang kami hormati Bapak Kepala SMP N 1 Plumbon, yang kami hormati Komite Sekolah, Bapak-bapak dan Ibu-ibu guru,  Staff TU, Para tamu Undangan, serta siswa-siswi SMP N 1 Plumbon yang saya Sayangi
Pertama tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah Yang Maha Esa karena pada hari yang cerah ini kita semua dapat berkumpul  dalam keadaan sehat wal afiat “Untuk memeriahkan acara Perpisahan Murid SMP Negeri 1 Plumbon Angkatan 2009-20010″.
Kedua, saya atas nama perwakilan kelas dan ketua osis ( ketua pelaksana ) mengucapkan terima kasih kepada Bapak kepala sekolah, Bapak/Ibu guru yang telah menyumbangkan tenaga, pikiran tanpa mengenal waktu dalam membimbing dan memberi arahan guna terlaksananya acara ini, dan saya  berterima kasih kepada panitia yang telah mengizinkan saya untuk berdiri di sini menyampaikan salam perpisahan ini di depan para hadirin sekalian.
Ketiga, setelah hari ini kakak-kakak kelas 9 akan mengetahui hasil yang di peroleh dan yang ditunggu-tunggu selama ini, yaitu kelulusan / lulus tidaknya kakak dalam mengikuti Ujian Yang Diadakan kemaren, dan mungkin cekarang kakak-kakak kelas 9 bisa dianggap bukan anak SMP lagi ! ya tidak ? karena mungkin kakak-kakak kelas 9 yang ada disini Lulus Semua ( Amin ) !!! kakak-kakak kelas 9 akan meninggalkan sekolah ini.. dan kita semua akan berpisah. Berbicara tentang Perpisahan .. Setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan . Kebanyakan dari kita pasti baru bertemu dan berteman akrab saat bersekolah di sini. Atau mungkin juga ada yang sudah berteman sejak SD atau bahkan sejak masih balita. Alangkah senangnya apabila pertemanan yang telah kita jalin selama tiga tahun ini dapat bertahan selamanya. Seakan tak tergoyahkan oleh apapun tak  tergantikan dan tak lekang termakan oleh waktu.
Namun tak dapat kita ingkari bahwa seiring dengan berjalannya kehidupan kita, seiring dengan datangnya hal-hal baru seperti SMA, kuliah, ngekos, kerja, menikah, dan juga seiring dengan datangnya orang-orang baru, teman baru, cowok baru, cewek baru, perpisahan memang hal yang lumrah terjadi.
Mungkin di antara kita ada yang merasa bergairah mengalami perpisahan karena yang ia tunggu selama ini adalah hal-hal baru yang terlihat lebih menyenangkan dibanding hal-hal di sini yang sangat membosankan. Tapi mungkin di sisi yang berbeda, ada yang merasa sangat sedih karena telah mengalami banyak hal menyenangkan di sini dan betapa banyaknya kenangan yang telah tercipta..
Kenangan.. Teman-teman dan kakak-kakak kelas 9 yang saya cintai, sebelum kita terlambat menyadari bahwa waktu tak dapat diputar kembali dan sebelum kita menyesal karena telah menyia-nyiakan masa SMP kita tanpa mengalami satu pun hal berharga. Maka buatlah kenangan sebanyak banyaknya! Lakukanlah apa yang ingin kita lakukan. Katakanlah apa yang ingin kita katakan. Katakanlah kepada guru yang terlalu kaku dalam mengajar untuk lebih santai. Katakanlah kepada cewe-cewe berisik yang ngerasa sok cantik dan populer kalau otak tuh lebih penting dibanding penampilan! Katakanlah kepada cowo cupu di sekolah untuk lebih percaya diri. Katakanlah kepada orang yang kamu cintai bahwa k memang mencintainya!! It’s NOW or NEVER, friends! Come On! As time goes by, memory remains. Seiring berjalannya waktu, hanya kenanganlah yang tersisa.
Keempat, khusus untuk kakak-kakakku kelas 9 yang tercinta, teriring doa kami semoga kakak-kakak lulus dan dapat melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi dan diberi kesuksesan dalam segala hal ( Amin ). Harapan kami Semoga kakak tidak melupakan jasa para guru yang telah mendidik dan membimbing kita, juga tidak melupakan Almameter SMP N 1 Plumbon tercinta ini. Untuk rekan-rekan kelas 8 dan adik-adik kelas 7, perjuangan kita belum berakhir sampai disini, jadi kita jangan menyerah dan mudah puas atas apa yang telah kita dapatkan. Kita harus terus berjuang mengejar cita-cita dan membanggakan orang-orang disekitar kita.
Terakhir.. saya kutip dari film Cinta Pertama yang dimainkan oleh Bunga Citra Lestari dan Benjamin Joshua bahwa memang pertemuan tidak ada yang abadi. Tapi saya percaya, seperti pertemuan, perpisahan juga tidak ada yang abadi! Jangan lupakan setiap hal berharga yang telah kita alami selama bersekolah tiga tahun di sini. Simpanlah kenangan itu dalam hati kita semuaaa..
Hadirin sekalian, kami atas nama panitia tidak lupa mohon maaf yang sebesar-besarnya, apabila dalam penyambutan, penyediaan tempat dan lain-lain , terdapat hal-hal yang kurang berkenan dihati para Bapak dan Ibu sekalian semoga, semoga para bapak dan ibu membukakan pintu maaf yang selebar-lebarnya.
Demikianlah sambutan dari saya. Terima kasih atas segala perhatan dan sekali lagi mahon maaf atas segala kekurangan. Dan Mohon maaf apabila ada salah-salah kata.
Akhir kata, wabilahi taufik walhidayah….

Wasalamu’alaikum Wr. Wb


Baca SelengkapnyaPIDATO PERPISAHAN KETUA OSIS

Pidato/Ceramah